Dunia musik Indonesia berduka setelah komposer legendaris James F. Sundah mengembuskan napas terakhir pada usia 70 tahun di New York, Amerika Serikat, Kamis (7/5/2026) pukul 11.28 waktu setempat. Pencipta lagu monumental tersebut meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit kanker paru-paru sel kecil.
Kabar duka mengenai wafatnya figur yang dihormati di belantika musik nasional ini dikonfirmasi melalui pernyataan resmi pihak keluarga di media sosial. Istri almarhum, Lia Sundah Santoso, membagikan pengumuman tersebut melalui unggahan bersama pada akun pribadinya.
"Dengan duka cita dan cinta yang mendalam, kami mengumumkan kepergian James F. Sundah, suami, ayah, sahabat, dan penulis lagu Indonesia yang tercinta," bunyi pengumuman tersebut.
Sebelum dinyatakan wafat, kesehatan James dilaporkan mengalami penurunan signifikan selama dua setengah minggu terakhir akibat komplikasi penyakitnya. Berdasarkan keterangan keluarga, ia sempat kehilangan berat badan hingga 4,5 kilogram yang dipicu oleh nyeri neuropati hebat selama masa perawatan.
Pria kelahiran 1 Desember 1955 tersebut diketahui tengah menjalani pengobatan lini ketiga dalam upaya pemulihan kanker yang dideritanya. James semula dijadwalkan untuk memulai prosedur medis menggunakan Zepzelca di Rumah Sakit Memorial Sloan Kettering, New York, guna mengatasi sel kanker tersebut.
Pihak kerabat dan sejawat juga sempat mengupayakan dukungan moral dengan menyelenggarakan acara doa bersama lintas iman secara daring melalui aplikasi Zoom pada 14 April 2026. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk dukungan bagi sang musisi dalam menghadapi masa-masa kritis pengobatannya.
James F. Sundah meraih popularitas luas berkat lagu "Lilin-Lilin Kecil" yang dipopulerkan oleh mendiang Chrisye. Selain kontribusi artistiknya, ia juga dikenal vokal dalam memperjuangkan hak-hak penulis lagu dan penegakan Undang-Undang Hak Cipta untuk meningkatkan kesejahteraan ekosistem musik di Indonesia.