Komunitas balap NASCAR menyampaikan rasa duka mendalam melalui media sosial setelah kabar kematian mendadak pembalap legendaris Kyle Busch pada usia 41 tahun mengguncang dunia olahraga pada Kamis, 21 Mei 2026.
Ungkapan kesedihan dan penghormatan terakhir terus mengalir dari sesama rekan pembalap yang merasa kehilangan figur juara tersebut. Brad Keselowski menjadi salah satu pembalap pertama yang merespons kabar duka ini dengan menyampaikan keterkejutannya atas kepergian Busch.
"Absolute shock. Very hard to process. Hug your loved ones." ujar Brad Keselowski.
Rasa tidak percaya juga diungkapkan oleh pembalap Denny Hamlin yang langsung mengunggah pesan melalui akun media sosial pribadinya. Hamlin mengajak seluruh pihak untuk memfokuskan pikiran dan doa bagi keluarga yang ditinggalkan.
"Absolutely cannot comprehend this news. We just need to think of his family during this time. We love you KB." kata Denny Hamlin.
Pembalap Clint Bowyer turut membagikan pesan emosional dan mengungkapkan bahwa dirinya baru saja berkomunikasi dengan Busch beberapa hari sebelum kejadian. Bowyer menyatakan kedukaan yang mendalam bagi istri dan anak-anak mendiang Busch.
"In complete shock, as we all are. The devastation and sadness is beyond words. Praying for Samantha, Brexton, Lennix, his entire family and loved ones…🙏" ungkap Clint Bowyer.
Ungkapan serupa datang dari pembalap senior Mark Martin yang mengaku kehilangan kata-kata atas situasi mengejutkan ini.
"I’m in shock and speechless," ucap Mark Martin.
Pembalap Ricky Stenhouse Jr. menuliskan salam perpisahan yang panjang dan mendalam bagi rivalnya di lintasan balap tersebut. Stenhouse Jr. menegaskan bagaimana dedikasi Busch di setiap putaran telah memberikan pengaruh besar bagi pembalap lain.
"I’ve raced against Kyle for a long time, and anyone who’s lined up next to him knows exactly what made him special, he gave you everything he had, every single lap, and he made all of us better for it," tulis Ricky Stenhouse Jr.
Stenhouse Jr. kemudian melanjutkan pesannya dengan mengalihkan perhatian dan simpatinya kepada keluarga besar Busch yang sedang menghadapi masa-masa sulit.
"But more than the wins and the records, I keep thinking about Samantha, Brexton, and Lennix, and the entire Busch family right now. That’s where my heart is." tambah Ricky Stenhouse Jr.
Ia mengakhiri pesan tersebut dengan menyebut julukan ikonik Busch di dunia balap, sekaligus menegaskan bahwa atmosfer kompetisi NASCAR tidak akan pernah sama lagi tanpa kehadirannya.
"Rest easy, Rowdy. The sport won’t be the same without you." pungkas Ricky Stenhouse Jr.
Selain ucapan duka, sebuah rekaman wawancara lama Busch bersama Amanda Busick dari akun NASCAR ON FOX setelah kemenangan di Dover kembali viral di media sosial. Dalam cuplikan video tersebut, Busch sempat melontarkan kalimat emosional mengenai makna dari setiap kemenangan yang ia raih.
“Always one of my favorite places to race.” kenang Kyle Busch.
Pernyataan Busch dalam interviu usai memenangi ajang Ecosave 200 Truck Series itu menjadi sorotan setelah ia menjawab pertanyaan mengenai alasan mengapa kemenangan tidak pernah terasa membosankan baginya. Momen itu kini tercatat sebagai bendera finis terakhir dalam karier balap profesionalnya.
"Because you never know when the last one is." tutur Kyle Busch.