Konsorsium AS Underdog Global Partners Tawar Napoli Rp41 Triliun

Konsorsium AS Underdog Global Partners Tawar Napoli Rp41 Triliun

Sebuah konsorsium asal Amerika Serikat, Underdog Global Partners (UGP), dilaporkan telah melayangkan penawaran fantastis senilai €2 miliar atau sekitar Rp41 triliun untuk mengakuisisi Napoli. Proses negosiasi intensif dikabarkan telah berjalan selama enam bulan terakhir, seperti dilansir dari Medcom.

Meskipun pemilik Napoli saat ini, Aurelio De Laurentiis, menegaskan bahwa klub sedang tidak dijual, pihak UGP bersama para pendukung finansialnya terus bergerak maju dalam pembicaraan. Langkah ini dipimpin oleh UGP atas nama sekelompok investor sebagai bagian dari rencana jangka panjang.

Upaya UGP untuk mengambil alih Napoli dipastikan tidak akan berjalan mudah mengingat nilai historis yang melekat pada sang pemilik. Aurelio De Laurentiis merupakan sosok penyelamat yang mengambil alih klub dari kebangkrutan total pada September 2004 silam, saat Napoli terlempar ke kasta ketiga liga domestik.

Di bawah kendali produser film tersebut, Napoli tidak hanya berhasil kembali ke kompetisi tertinggi Serie A. Klub ini juga sukses menyudahi dahaga gelar juara liga selama 33 tahun pada musim 2023 lalu.

Menjelang perayaan satu abad usia klub, De Laurentiis tercatat sebagai pemilik paling sukses sepanjang sejarah Napoli. Ia telah menyumbangkan dua trofi Scudetto, tiga Coppa Italia, dan satu Supercoppa Italiana.

Rencana Infrastruktur dan Proyek Besar UGP

Proposal investasi yang diajukan oleh UGP tidak hanya menyasar pada kepemilikan klub sepak bola semata. Penawaran tersebut juga mencakup komitmen pembangunan infrastruktur yang masif.

Salah satu poin utama dari draf penawaran adalah rencana untuk memprivatisasi sekaligus melakukan renovasi total pada stadion bersejarah Napoli, Stadio Diego Maradona. Selain itu, UGP berencana mengadopsi model bisnis multi cabang.

Model ini serupa dengan yang diterapkan oleh RedBird Capital Partners di AC Milan. Melalui SSC Napoli dan Napoli Basketball yang sudah dimiliki sebelumnya, konsorsium ini membidik lisensi franchise NBA Europe menjelang peluncuran liga bola basket baru yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2027 mendatang.

Dominasi Investor Amerika Serikat di Italia

Jika De Laurentiis melunak dan menerima tawaran ini, ia akan mencatatkan rekor keuntungan penjualan terbesar dalam sejarah olahraga. Hal ini mengingat ia membeli Napoli dahulu dengan nilai kurang dari dua persen dari total tawaran UGP saat ini.

Fenomena akuisisi ini juga kian mempertegas dominasi pemilik modal asal Amerika Utara di sepak bola Italia. Saat ini, 11 dari 20 klub kontestan Serie A sudah dikuasai oleh investor asing, di mana sembilan di antaranya berasal dari Amerika Serikat.

Jika ditambah dengan kepemilikan 49 persen saham di Cagliari serta investasi terbaru di Venezia FC, kendali kapitalisme modern Amerika Serikat tampaknya kian tidak terbendung. Investor ini terus mendikte arah masa depan sepak bola di Negeri Menara Pisa tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi