KRC Genk pincang menjelang laga kontra Royal Antwerp FC dalam lanjutan Europe Play-offs di Cegeka Arena pada Selasa, 19 Mei 2026, demi mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.
Badai cedera menghantam tim tuan rumah dengan absennya empat pilar penting sekaligus, yakni Daan Heymans, Kos Karetsas, Ibrahima Bangoura, dan Noah Adedeji-Sternberg.
Kondisi ini memaksa pelatih KRC Genk, Nicky Hayen, memutar otak demi mempertahankan posisi puncak klasemen kualifikasi yang saat ini mereka kuasai dengan raihan 34 poin.
"Ze ervaren nog hinder, morgen gaat echt te kort dag zijn" kata Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.
Pihak tim medis Genk saat ini sedang berupaya mempercepat proses pemulihan para pemain tersebut agar bisa kembali merumput pada pertandingan akhir pekan mendatang.
"We proberen richting het weekend te pushen. Dat kan wel haalbaar zijn. Maar ik wil me niet verstoppen achter excuses. Hoe belangrijk zij ook al dit seizoen voor ons geweest zijn, we moeten gewoon dit noch afdwingen." ujar Nicky Hayen, Pelatih KRC Genk.
Perombakan besar juga terjadi di kubu tim tamu setelah manajemen Antwerp memecat pelatih Joseph Oosting akibat rangkaian hasil buruk berupa tiga kekalahan beruntun.
Antwerp kini dipimpin oleh caretaker Faris Haroun dan berada di posisi kedua dari bawah klasemen dengan selisih tujuh angka dari Genk.
Akibat peluang ke Eropa yang sudah dipastikan tertutup, Antwerp memilih mencoret pemain senior Dennis Praet serta Gyrano Kerk untuk memberikan menit bermain kepada para pilar muda.
Kekuatan lini serang Antwerp semakin tergerus setelah penyerang andalan mereka, Vincent Janssen, dilaporkan bakal absen akibat mengalami cedera ringan saat sesi latihan.
Pertemuan pertama kedua tim di fase play-offs sebelumnya berakhir untuk kemenangan Genk melalui dua gol Daan Heymans yang hanya bisa dibalas sekali oleh Christopher Scott.
Laga terdahulu itu sempat diwarnai aksi protes pendukung Antwerp setelah wasit Lothar D'Hondt menolak memberikan penalti bagi Vincent Janssen usai meninjau layar VAR.