Krisis AC Milan Picu Perselisihan Allegri dan Ibrahimovic

Krisis AC Milan Picu Perselisihan Allegri dan Ibrahimovic

Manajemen AC Milan memutuskan untuk menggelar pemusatan latihan intensif atau ritiro di Milanello mulai Kamis, 15 Mei 2026, guna merespons merosotnya performa tim di kompetisi Serie A. Langkah darurat ini diambil setelah Rossoneri hanya mampu mengoleksi tujuh poin dari delapan pertandingan terakhir hingga posisi mereka di klasemen terancam oleh AS Roma dan Como 1907.

Krisis di lapangan tersebut memicu keretakan hubungan antara pelatih Massimiliano Allegri dan penasihat senior klub, Zlatan Ibrahimovic. Dilansir dari Corriere della Sera via Goal.com, ketegangan keduanya memuncak setelah kekalahan dari Napoli pada April lalu akibat perselisihan mengenai pemilihan penjaga gawang ketiga untuk musim depan.

Allegri juga dikabarkan merasa frustrasi dengan campur tangan taktis Ibrahimovic yang menghubungi pemain bintang secara langsung. Pihak klub sendiri baru saja menelan kekalahan 2-3 dari Atalanta di San Siro pada Senin, 11 Mei 2026, yang membuat perolehan 67 poin milik Milan kini disamai oleh AS Roma di peringkat kelima.

Menanggapi hasil buruk tersebut, sang pelatih menyatakan kesiapannya untuk memikul beban kegagalan tim di depan publik.

"Jika hasilnya tidak sesuai harapan, saya bertanggung jawab. Saya yang bertanggung jawab atas hal ini," kata Allegri dilansir dari Kompas.com.

Allegri menegaskan niatnya untuk tetap bertahan di San Siro meski spekulasi mengenai masa depannya terus berkembang di tengah rumor ketertarikan tim nasional Italia.

"Tujuan saya adalah bertahan selama mungkin," ujar Allegri.

Di sisi lain, Ibrahimovic dilaporkan telah menyiapkan langkah antisipasi dengan mengajukan nama Mark van Bommel dan Antonio Conte sebagai kandidat pengganti. Konflik ini membangkitkan memori lama perselisihan keduanya di ruang ganti Emirates Stadium pada tahun 2012 silam yang juga dipicu oleh masalah kiper.

Mantan penyerang asal Swedia tersebut sempat menceritakan kembali konfrontasi lama mereka yang menggambarkan ketidakharmonisan yang sudah berlangsung lama.

"Kami kalah 3-0 dari Arsenal, dan Allegri tampak sangat senang. Memang benar kami lolos, tapi itu bukan hal yang bisa ditertawakan, dan saya menegurnya. Allegri menjawab: 'Kamu, Ibra, pikirkan dirimu sendiri, kamu yang bikin kacau...' Saya bilang padanya bahwa dia yang bikin kacau... dia takut, jadi dia membawa dua kiper ke bangku cadangan," ungkap Ibrahimovic.

Selain masalah kepelatihan, manajemen Milan menghadapi tekanan eksternal berupa petisi daring yang telah ditandatangani lebih dari 50.000 pendukung untuk memberhentikan CEO Giorgio Furlani. Posisi Direktur Olahraga Igli Tare pun dilaporkan terancam oleh CEO Atalanta, Tony D’Amico, yang diprediksi akan melakukan perombakan besar di sektor olahraga klub.

Artikel terkait

Rekomendasi