Kondisi internal klub Kolombia, Independiente Medellin, dilaporkan sedang mengalami ketidakstabilan besar menjelang pertandingan lanjutan fase grup Copa Libertadores melawan Flamengo di Stadion Atanasio Girardot pada Kamis, 7 Mei 2026. Tekanan terhadap manajemen meningkat setelah hasil negatif di kompetisi domestik memicu bentrokan antara pengurus klub dan suporter.
Gelombang protes memuncak menyusul tersingkirnya tim dari Liga Kolombia setelah menderita kekalahan dari Aguilas Doradas. Dilansir dari spacemoney.com.br, amarah pendukung meledak di stadion dan berujung pada serangan terhadap anggota dewan direksi segera setelah pertandingan berakhir.
Situasi semakin memburuk ketika Raul Giraldo, pemegang saham utama klub, memutuskan turun ke lapangan untuk berkonfrontasi langsung dengan massa di tribun. Bukannya mereda, tindakan tersebut justru memicu kericuhan yang lebih luas di area stadion akibat ketidakpuasan mendalam fans atas performa teknis tim sepanjang musim ini.
Flamengo yang bertindak sebagai tamu berambisi memanfaatkan kekacauan internal lawan untuk mengamankan poin penuh demi memperkuat posisi mereka di puncak klasemen. Pada pertemuan sebelumnya di Maracana, klub asal Brasil tersebut sukses menundukkan Medellin dengan skor telak 4-1 melalui gol-gol yang dicetak oleh Lucas Paqueta, Bruno Henrique, Arrascaeta, dan Pedro.
| Posisi | Klub | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Flamengo | 7 |
| 2 | Estudiantes | 5 |
| 3 | Independiente Medellin | 4 |
| 4 | Cusco | 0 |
Persaingan di Grup A saat ini masih sangat terbuka bagi tiga tim teratas untuk memperebutkan tiket babak 16 besar. Jika Independiente Medellin mampu bangkit dan meraih kemenangan di kandang, peta klasemen akan berubah drastis dan memberikan tekanan tambahan bagi Flamengo pada pertandingan-pertandingan terakhir fase grup.