Kritik tajam dari para penonton televisi mewarnai keberhasilan Ajax Amsterdam mengamankan tiket kualifikasi Conference League setelah menundukkan FC Utrecht lewat adu penalti pada laga final play-off Eredivisie, Minggu, 24 Mei 2026.
Pertandingan krusial yang berlangsung di Stadion Kras, Volendam tersebut terpaksa dipindahkan karena Stadion Johan Cruijff Arena sedang digunakan untuk konser Harry Styles. Laga berakhir imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu sebelum Anton Gaeei memastikan kemenangan Ajax dengan skor penalti 4-3.
Kiper Ajax, Maarten Paes, menjadi pahlawan setelah mementahkan eksekusi penalti Souffian El Karouani, yang memastikan timnya melaju ke tiga babak kualifikasi Conference League. Namun, situasi sempat memanas setelah suporter Ajax merangsek masuk ke lapangan, sehingga puluhan petugas kepolisian dan Mobile Eenheid (ME) beserta anjing pelacak harus turun tangan guna mengamankan para pemain.
Di luar ketegangan di lapangan, perhatian publik sepak bola Belanda justru tertuju pada performa analis televisi ESPN, Kenneth Perez. Mantan pemain tersebut mendapat gelombang protes keras dari netizen di media sosial X karena dinilai membawakan analisis dengan sikap yang sangat negatif dan cemberut di sepanjang pertandingan.
Para penonton mengungkapkan kekesalan mereka melalui berbagai unggahan daring selama jalannya laga final tersebut.
"ESPN brengt vandaag perfect in beeld wie vandaag dood- en doodmoe is: Kenneth Perez. Slechtste optreden van het seizoen" tulis salah satu penonton melalui media sosial X sebagaimana dilansir dari media soccernews.nl.
Penonton lain juga memberikan kritik yang tidak kalah tajam terhadap pembawaan komentator asal Denmark tersebut yang dianggap terlalu sombong.
"Wat is die Perez toch een zelfingenomen, verwaande kwal met zijn neerbuigend gelul altijd" tambah netizen lainnya.
Keluhan mengenai sikap negatif sang analis terus mengalir dari para pemirsa layar kaca yang menyaksikan jalannya perebutan tiket Eropa itu.
"Heeft Kenneth Perez een zonnesteek of heeft ‘ie een paar glazen whisky als ontbijt genomen?" tanya seorang pemirsa TV.
Beberapa penonton bahkan menyindir kebiasaan sang pandit yang dinilai selalu bersikap sinis dalam setiap kesempatan wawancara atau ulasan laga.
"Kenneth Perez drinkt ook standaard azijn bij zijn ontbijt of niet?" simpul penggemar sepak bola yang lain.
Akibat ulasan yang dianggap tidak objektif, desakan agar pihak stasiun televisi mengambil tindakan tegas dan mengganti posisi sang komentator mulai bermunculan.
"Haal die Perez van de buis! Azijnpisser? Bah" kecam seorang fans sepak bola saat pertandingan antara Ajax dan FC Utrecht sedang berlangsung.
Kekesalan publik semakin memuncak ketika komentator tersebut mengkritik adanya sesi istirahat minum bagi pemain, padahal suhu udara di stadion saat itu mencapai sekitar 25 derajat Celsius.
"Hard zijn" cetus Kenneth Perez, Analis ESPN.
Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi balasan yang menilai argumen sang analis sangat tidak masuk akal untuk pertandingan profesional.
"Perez weer met de domste opmerking van de week. ‘Hard zijn’. Echte mannen hoeven niet te hydrateren. De domheid spat er vanaf" kritik netizen di platform X.
Banyak pihak menilai sang pandit sudah kehilangan motivasi dan antusiasme dalam menjalankan tugasnya sebagai komentator pertandingan sepak bola.
"Kan Kenneth Perez ook een keer positief zijn?" tanya kritikus lainnya.
Sikap dingin dan tanpa gairah tersebut membuat suasana siaran langsung pertandingan final play-off Eredivisie dirasa menjadi sangat membosankan bagi penonton di rumah.
"Kenneth Perez heeft er volgens mij niet zoveel zin meer in" sahut penonton lain.
Gaya penyampaian ulasan yang monoton tersebut bahkan dianalogikan oleh netizen seperti seseorang yang sedang menjalani hukuman kerja sosial.
"Kenneth Perez analyseert alsof ie een taakstraf aan het uitzitten is" tulis pengguna media sosial.
Sebagai bentuk protes, seorang pemirsa bahkan menulis surat lamaran terbuka bernada sindiran untuk menggantikan posisi sang komentator di studio ESPN.
"Hè ESPN, hierbij solliciteer ik naar de functie analist bij uw programma. Open deuren intrappen en vijf minuten slap en inhoudsloos dom lullen op een negatieve chagerijnige toon kan ik als de beste" bunyi lamaran terbuka tersebut secara sarkas.