Kompetisi sepakbola putri antarsekolah MilkLife Soccer Challenge Seri 2 Tahun 2025 - 2026 di wilayah Kudus dan Malang resmi berakhir pada Minggu (24/5/2026). Ajang ini diselenggarakan untuk mengembangkan ekosistem olahraga usia dini secara rutin di berbagai daerah.
Seperti dilansir dari Detik Sport, MI NU Baitul Mukminin sukses meraih gelar juara Kategori Usia (KU) 10 tahun untuk seri Kudus. Sementara itu, gelar juara kelompok KU 12 di wilayah yang sama berhasil diamankan oleh SDN Jambean 02 Pati.
Persaingan di seri Malang menempatkan SDN Tulungrejo 02 sebagai pemenang pada kelompok KU 10. Pada kelompok KU 12 seri Malang, posisi kampiun berhasil ditempati oleh kesebelasan dari SDN Lowokwaru 3.
Konsistensi berlatih para peserta menjadi poin penting yang disorot dalam pelaksanaan turnamen ini agar kemampuan teknis siswi terus meningkat. Pengelolaan kompetisi usia dini tersebut diharapkan mampu mendorong pembentukan karakter anak di lingkungan sekolah.
"Prestasi itu memang penting tapi yang tidak kalah penting adalah konsistensi para siswi dalam latihan. Ketika kemampuan mereka meningkat, mereka akan semakin senang bermain sepakbola," kata Coach Timo selaku pelatih kepada Soccer Challenge.
Bakat para siswi dinilai perlu digali lebih dalam setelah aspek kegembiraan bermain bola bola terbangun. Melalui olahraga ini, institusi pendidikan juga memiliki kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai mental yang positif.
"Dari situ, baru digali potensi dan bakatnya. Kemudian, sekolah juga bisa menyisipkan nilai-nilai pengembangan mental dan karakter yang sejalan dengan dunia pendidikan," sambung Timo Scheunemann.
Penyelenggaraan ajang ini difokuskan sebagai langkah serius dalam menata ekosistem sepakbola putri sejak usia dini. Pihak penyelenggara mencatat adanya perkembangan kualitas yang berjalan konsisten dari tahun ke tahun.
"MilkLife Soccer Challenge kini memasuki tahun ketiga dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan konsisten. Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League," kata Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono.