Kvaratskhelia Pecahkan Rekor Liga Champions Saat PSG Ungguli Bayern

Kvaratskhelia Pecahkan Rekor Liga Champions Saat PSG Ungguli Bayern

Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Khvicha Kvaratskhelia mencetak rekor baru dalam sejarah Liga Champions saat menghadapi Bayern Munchen pada laga leg kedua semifinal di Allianz Arena, Rabu, 6 Mei 2026. Kontribusi asisnya pada awal pertandingan membawa PSG unggul agregat sementara atas raksasa Jerman tersebut.

Kvaratskhelia mencatatkan namanya sebagai satu-satunya pemain yang mampu memberikan kontribusi gol dalam tujuh pertandingan fase gugur Liga Champions secara berturut-turut. Pencapaian ini melampaui rekor Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang masing-masing hanya mampu menjaga tren kontribusi gol dalam lima laga beruntun di fase gugur.

Gol pembuka PSG tercipta pada menit kedua melalui kerja sama apik antara Kvaratskhelia, Fabian Ruiz, dan Ousmane Dembele. Kvaratskhelia yang menerima bola di tengah lapangan melakukan umpan satu-dua dengan Ruiz sebelum mengirimkan umpan silang matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Dembele.

Berdasarkan data bolavip.com, rekor kontribusi gol beruntun pemain asal Georgia ini dimulai sejak babak playoff melawan Monaco, babak 16 besar melawan Chelsea, perempat final kontra Liverpool, hingga dua laga semifinal melawan Bayern Munchen. Sepanjang musim ini, ia telah mengemas 10 gol dan 5 asis dari 14 penampilan di kompetisi elit Eropa tersebut.

Meskipun PSG memimpin di babak pertama, jalannya pertandingan diwarnai protes dari para penggemar di media sosial terkait kepemimpinan wasit Joao Pinheiro. Laporan frenchfootballweekly.com menyebutkan adanya dua insiden dugaan pelanggaran tangan di area terlarang oleh pemain PSG, Nuno Mendes dan Joao Neves, yang tidak membuahkan penalti bagi Bayern Munchen.

Statistik Opta yang dikutip dalam laporan pertandingan menunjukkan Bayern Munchen sebenarnya merupakan tim paling produktif di Eropa musim ini dengan koleksi 234 gol. Namun, efektivitas serangan PSG yang dimotori Kvaratskhelia membuat skuad asuhan Luis Enrique memegang kendali agregat dalam misi mereka menuju final di Budapest.

Artikel terkait

Rekomendasi