Penyerang tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, menegaskan bahwa dirinya enggan menyaksikan kembali pertandingan final Piala Dunia 2022. Laga pamungkas tersebut menyisakan kepedihan mendalam bagi dirinya meskipun diakui sebagai salah satu pertandingan yang sangat menghibur.
Seperti dikutip dari Detik Sport, Prancis harus merelakan gelar juara jatuh ke tangan Argentina melalui drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-2. Sebelum penentuan lewat titik putih, kedua tim bermain sengit dengan skor imbang 3-3 hingga babak perpanjangan waktu selesai.
Kegagalan Les Bleus dipastikan setelah eksekusi penalti dari Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni tidak berhasil menjebol gawang lawan. Di sisi lain, empat eksekutor penalti dari Argentina sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Kylian Mbappe sebenarnya menorehkan prestasi gemilang dalam pertandingan tersebut dengan mencetak hat-trick serta sukses mengeksekusi penalti saat adu tos-tosan. Namun, catatan impresif itu belum cukup untuk mengobati kekecewaan dirinya atas kegagalan total tim.
"Final terbaik sepanjang masa? Kurasa dalam hal menghibur memang laga itu tidak tertandingi, duel-duelnya, skenario pertandingan, dengan banyak sekali liku-liku. Pertandingannya berakhir dengan adu penalti, cara yang paling brutal untuk siapapun," kata Kylian Mbappe.
"Pertandingan itu jadi trofi Piala Dunia pertama Lionel Messi atau trofi back to back untuk Prancis. Jadi pertandingan itu memang bersejarah apapun yang terjadi," ujar pemain bintang Real Madrid itu.
"Apakah aku sudah menonton pertandingannya lagi sejak saat itu? Tidak pernah! Kurasa jika aku melakukannya, maka aku akan merasa terpukul lagi," tutur Kylian Mbappe saat berbicara dengan Sorare.
Pemain yang kini menginjak usia 27 tahun tersebut kini mengalihkan fokus untuk membawa Timnas Prancis kembali meraih kejayaan pada Piala Dunia 2026. Langkah awal Prancis akan diuji di Grup I yang diisi oleh tantangan dari Senegal, Irak, dan Norwegia.