Ajang LA Indie Movie resmi kembali hadir pada tahun 2026 setelah sempat vakum selama enam tahun dari industri kreatif Indonesia. Seperti dilansir dari Detik Hot, program ini menjadi ruang kolaborasi bagi individu yang ingin mendalami profesi sutradara, penulis naskah, hingga digital creator.
Gelaran tahun ini mengusung konsep yang lebih visioner untuk membantu para sineas muda menavigasi karier mereka di industri film nasional. Melalui rangkaian kelas inspiratif dan mentorship, peserta berkesempatan mendapatkan ilmu langsung dari para pakar perfilman tanah air.
Sederet praktisi papan atas dipastikan mengisi sesi workshop tahun ini, mulai dari Joko Anwar, Wregas Bhanuteja, Fajar Nugros, hingga Ifa Isfansyah. Nama lain seperti Tia Hasibuan, Asmara Abigail, Claresta Taufan, Ical Tanjung, Batara Goempar, dan Upie Guava juga akan berbagi pengalaman mereka.
Garin Nugroho, salah satu inisiator yang telah bergabung sejak 2007, menyambut kembalinya ajang ini dengan antusias sebagai sarana regenerasi. Menurutnya, wadah semacam ini sangat krusial di tengah bergairahnya industri perfilman saat ini.
"Wadah seperti ini sangat penting untuk regenerasi perfilman Indonesia dan juga menjadi ruang lahirnya karya dengan gagasan yang otentik dari sineas muda. Melalui rangkaian workshop dan kompetisi, wadah ini memberi bekal keterampilan dan membuka kesempatan masuk ke industri perfilman," kata Garin Nugroho.
LA Indie Movie 2026 dijadwalkan berlangsung di dua kota besar. Kegiatan di Jakarta akan dilaksanakan pada 13-14 Juni 2026, sementara kegiatan di Yogyakarta digelar pada 20-21 Juni 2026.
Masyarakat yang berminat dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui situs resmi atau mendatangi lokasi pendaftaran fisik. Di Jakarta, pendaftaran tersedia di PadiPadi Creative, sedangkan di Yogyakarta berlokasi di Nangkring Wedangan.
Harga tiket masuk bagi kategori publik ditetapkan sebesar Rp 75 ribu. Sementara itu, bagi kalangan mahasiswa tersedia harga khusus yakni senilai Rp 50 ribu untuk mengikuti rangkaian acara tersebut.
Selain mendapatkan ilmu, para finalis yang terpilih nantinya memiliki peluang untuk memproduksi film pendek impian mereka. Penyelenggara menyediakan total hadiah hingga Rp 400 juta beserta pendampingan dari mentor profesional agar karya tersebut layak masuk ke industri profesional.
Hani Aulia, perwakilan dari PT Perada Swara Productions, menyatakan komitmennya dalam mendukung talenta kreatif lokal. Ia menyebut organisasi tersebut bangga telah mencetak banyak filmmaker muda yang kini berkarier di kancah internasional selama lebih dari 15 tahun.
"LA Indie Movie berkomitmen untuk mendukung talenta kreatif Indonesia di sektor perfilman Indonesia. Sejak lebih dari 15 tahun lalu, kami bangga bisa berkontribusi mendukung dan mencetak banyak filmmaker muda Indonesia bahkan hingga sekarang ada dari mereka yang sudah berkarier secara internasional," ujar Hani Aulia.