Lamine Yamal Absen Bela Barcelona Hingga Akhir Musim Akibat Cedera

Lamine Yamal Absen Bela Barcelona Hingga Akhir Musim Akibat Cedera

Penyerang sayap andalan Barcelona, Lamine Yamal, dipastikan harus menepi dari lapangan hijau hingga kompetisi musim ini berakhir. Seperti dikutip dari Suara, pemain muda berbakat tersebut mengalami cedera hamstring yang cukup serius.

Masalah kebugaran ini didapat Yamal saat dirinya memperkuat Barcelona dalam laga kontra Celta Vigo pada bulan lalu. Meski harus absen lama di level klub, harapan untuk melihat aksinya di panggung internasional masih terbuka lebar.

Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menyatakan keyakinannya bahwa Yamal akan pulih tepat waktu. Sang pelatih menargetkan pemain berusia 18 tahun itu bisa bergabung sebelum pembukaan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.

Pemeriksaan medis terbaru menunjukkan bahwa Yamal membutuhkan waktu sekitar lima pekan untuk menjalani proses rehabilitasi. Durasi ini dianggap masih ideal agar sang pemain bisa kembali ke performa puncaknya pada pertengahan Juni mendatang.

Tim medis dan staf kepelatihan La Roja saat ini fokus memantau perkembangan Yamal secara intensif. Target utamanya adalah memastikan sang pemain siap diturunkan pada laga perdana fase grup melawan Tanjung Verde.

Selain kondisi Yamal, Luis de la Fuente juga memberikan perhatian khusus kepada Nico Williams. Pemain tersebut dikabarkan sempat mengalami gangguan kebugaran dalam beberapa pekan terakhir yang menghambat performanya.

"Mereka adalah dua pemain yang sangat penting bagi kami, tetapi pemain lainnya juga penting," ujar De la Fuente dikutip dari Mundo Deportivo.

"Bagi kami, setiap hari sangat berarti dan kami menginginkan komitmen yang sama dari semua pemain," lanjut De la Fuente.

Kekuatan Kolektif Spanyol Menuju Amerika Utara

Meskipun mengandalkan talenta individu, De la Fuente menekankan bahwa identitas Spanyol tetap berpijak pada kreativitas dan kerja sama tim. Kecepatan di lini serang menjadi senjata utama yang ingin terus ia pertahankan.

"Mudah-mudahan orang akan mengingat Spanyol lewat permainan Lamine dan Nico. Namun yang terpenting, kami adalah sebuah keluarga dan menghargai kerja kolektif," kata De la Fuente.

"Nico mulai kembali ke level terbaiknya dan saya yakin Lamine juga akan mencapainya. Yang paling penting adalah mereka tiba dalam kondisi sehat," tutur De la Fuente.

Saat ini, proses finalisasi 26 pemain yang akan dibawa ke Amerika Utara hampir selesai dilakukan. Pelatih menegaskan bahwa suasana internal tim yang solid menjadi modal utama Spanyol dalam persaingan perebutan gelar juara dunia.

"Kabar terbaiknya adalah grup ini sudah sangat solid dan bekerja dengan sangat baik," ujar De la Fuente.

"Saya berharap dalam beberapa minggu ke depan tidak ada kemunduran akibat cedera dan tidak ada pemain yang mengalami cedera jangka menengah maupun panjang," kata De la Fuente.

Spanyol berangkat dengan ambisi besar setelah menunjukkan performa impresif di berbagai ajang Eropa baru-baru ini. Kehadiran Yamal dalam skema agresif racikan De la Fuente tetap menjadi elemen yang paling dinantikan publik sepak bola dunia.

Artikel terkait

Rekomendasi