Penyerang sayap tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, dipastikan absen dalam pertandingan uji coba terakhir menjelang Piala Dunia 2026 melawan Peru pada Senin (8/6/2026) di Puebla, Meksiko. Dilansir dari Lifestyle, pemain berusia 18 tahun tersebut tetap bertahan di markas latihan Spanyol di Chattanooga, Tennessee, untuk memulihkan cedera hamstring kirinya.
Keputusan untuk meninggalkan Yamal di Amerika Serikat diambil langsung oleh pelatih Spanyol, Luis de la Fuente. Selain bintang muda Barcelona tersebut, De la Fuente juga mengistirahatkan dua penyerang lain, yaitu Nico Williams dan Victor Munoz, dalam lawatan ke Meksiko kali ini.
Yamal sebelumnya menderita cedera robek parsial pada otot hamstring kirinya sejak 22 April 2026 saat memperkuat FC Barcelona. Cedera tersebut membuat dirinya terpaksa melewatkan sisa kompetisi La Liga musim ini, meskipun namanya tetap masuk dalam skuad final Spanyol untuk Piala Dunia.
Timnas Spanyol dijadwalkan akan memulai laga perdana mereka di Piala Dunia 2026 melawan Tanjung Verde pada 15 Juni mendatang di Atlanta. De la Fuente memberikan indikasi bahwa proses pemulihan penyerang andalannya tersebut menunjukkan tren yang positif.
"Ini tidak berarti dia (Yamal) pasti akan langsung bermain sejak menit pertama, kita lihat saja nanti," ujar Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
De la Fuente juga menjelaskan beberapa skenario mengenai keterlibatan sang pemain di fase grup awal demi mengembalikan kebugaran fisiknya.
"Mungkin dia hanya akan tampil selama beberapa menit, atau bahkan hanya ikut berlatih demi mengembalikan kebugaran fisiknya untuk pertandingan kedua. Kami harus mengevaluasinya hari demi hari," kata Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Manajemen Barcelona dilaporkan telah menetapkan aturan ketat kepada tim medis Spanyol mengenai pembatasan menit bermain Yamal. Berdasarkan laporan Diario AS, Yamal hanya boleh bermain maksimal 15 menit pada laga pertama melawan Tanjung Verde, dan maksimal 60 menit pada laga kedua kontra Arab Saudi.
Fisioterapis Barcelona, Fernando Galan, juga turut mendampingi tim medis Spanyol secara langsung untuk mengawasi fase pemulihan ini. Kehadiran Yamal sangat dibutuhkan mengingat performanya yang gemilang, termasuk membawa Spanyol juara Euro 2024 dan menempati peringkat kedua Ballon d'Or 2025.