Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, kini mulai mengalihkan fokus sepenuhnya pada pemulihan kondisi fisik demi menyambut ajang FIFA World Cup atau Piala Dunia 2026. Langkah ini diambil setelah manajemen klub memutuskan untuk memarkir talenta berbakat tersebut hingga kompetisi musim ini berakhir.
Keputusan strategis ini merupakan bagian dari manajemen atlet untuk meminimalisir risiko cedera kambuhan sebelum turnamen internasional dimulai. Dilansir dari Suara, meskipun absennya Yamal mengurangi ketajaman lini serang Barcelona secara signifikan, visi jangka panjang sang pemain dinilai jauh lebih krusial.
Laporan terkini menunjukkan bahwa Yamal sudah mulai menginjakkan kaki di rumput pusat latihan Ciutat Esportiva Joan Gamper. Kehadirannya di lapangan terbuka ini menandai fase penting dalam proses rehabilitasi setelah sebelumnya ia hanya menghabiskan waktu di pusat kebugaran untuk penguatan otot.
Saat ini, ia tengah menjalankan program latihan individu secara hati-hati di bawah pengawasan ketat tim medis. Fokus utama dari seluruh rangkaian pemulihan ini adalah memastikan sang pemain siap tampil di panggung akbar bersama tim nasional.
"Targetnya adalah Piala Dunia FIFA mendatang, dan sang pemain tidak ingin melewatkan kompetisi itu dalam kondisi apa pun," lapor Cadena SER.
Cedera yang diderita Yamal sejak 22 April lalu diperkirakan membutuhkan waktu penyembuhan total sekitar enam hingga delapan pekan. Estimasi medis tersebut menempatkan jadwal kembalinya Yamal dalam posisi yang ideal dengan pembukaan turnamen Piala Dunia.
Pihak Federasi Sepak Bola Spanyol sendiri dipastikan akan tetap memanggil nama sang pemain meskipun proses pemulihannya berjalan perlahan. Pelatih Luis de la Fuente berkomitmen memberikan tempat bagi bintang muda itu walau harus menunggu hingga pertengahan turnamen.
Keyakinan tim nasional Spanyol didasarkan pada rekam jejak keberhasilan pemulihan cedera serupa yang pernah dialami oleh pemain lain, yakni Dani Olmo. Tim medis merasa optimis Yamal dapat mencapai level kebugaran puncaknya tepat waktu.
Lamine Yamal diketahui mengalami cedera serius di tengah persaingan ketat Barcelona di kompetisi domestik dan Eropa. Walaupun kehilangan pemain sayap andalannya, Barcelona telah membuktikan tetap mampu meraih kemenangan beruntun di sisa laga.
Kebijakan untuk mengakhiri musim Yamal lebih cepat merupakan upaya konkret klub dalam menjaga aset berharganya agar pulih seratus persen. Prioritas kini sepenuhnya tertuju pada kesiapan fisik sang pemain untuk membela negaranya di kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.