Lamine Yamal Mulai Latihan Ringan Jelang Piala Dunia 2026

Lamine Yamal Mulai Latihan Ringan Jelang Piala Dunia 2026

Kondisi kebugaran lini serang Timnas Spanyol menunjukkan sinyal positif setelah bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, dilaporkan sudah kembali menjalani latihan ringan di lapangan rumput.

Seperti dikutip dari Bola, pemain berbakat tersebut tengah berada dalam fase rehabilitasi intensif pasca mengalami cedera saat memperkuat klubnya pada April 2026 lalu.

Kabar kembalinya Yamal ke lapangan menjadi angin segar bagi pelatih La Furia Roja, Luis de la Fuente, yang sebelumnya sempat mengkhawatirkan peluang sang pemain untuk merumput di Piala Dunia 2026.

Berdasarkan laporan dari Cadena SER, Yamal kini sudah mulai bergerak di komplek latihan Barcelona setelah sebelumnya hanya fokus pada aktivitas di pusat kebugaran klub sebagai tahap awal pemulihan.

Pemain muda tersebut menderita cedera robek sebagian pada otot biceps femoris di kaki kirinya pada April 2026, yang memaksanya menepi dari aktivitas kompetitif.

Pihak Barcelona memilih untuk menerapkan langkah perawatan konservatif guna memastikan kesembuhan total dan melarang Yamal tampil dalam sisa laga musim ini demi proteksi jangka panjang.

Meski demikian, kemajuan fisik Yamal yang berjalan lebih cepat dari prediksi awal memberikan optimisme tinggi bagi persiapan Timnas Spanyol menghadapi turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Visi Luis de la Fuente untuk Piala Dunia

Luis de la Fuente telah mengonfirmasi bahwa Lamine Yamal memegang peranan krusial dalam skema permainan Spanyol yang membidik partai puncak pada 19 Juli mendatang.

"Mereka adalah pemain yang sangat penting, karena kita tahu dampak yang bisa mereka berikan dalam pertandingan-pertandingan tersebut," ujar De La Fuente.

"Bermain di babak penyisihan grup tidak sama dengan lolos ke babak 32 besar, babak 16 besar, perempat final. Kami akan mengevaluasi setiap kasus, karena tujuan kami adalah mencapai tanggal 19 Juli, final," imbuhnya.

Kehati-hatian De La Fuente dalam memantau kondisi Yamal didasari oleh pengalaman masa lalu saat menangani pemain yang tidak bugar sepenuhnya menjelang turnamen besar.

Pada pergelaran Piala Eropa 2024, Spanyol hampir saja tidak membawa Dani Olmo yang datang ke kamp pelatihan dalam kondisi fisik yang meragukan akibat cedera.

Namun, keputusan untuk tetap menyertakan Olmo terbukti tepat karena sang pemain justru menjadi pahlawan kemenangan Spanyol dalam meraih trofi juara saat itu.

"Dia tiba di kamp pelatihan Euro 2024 dalam kondisi hampir cedera, yang tidak bisa diprediksi," ujar De La Fuente.

"Kami hampir tidak memasukkannya, dan kemudian Dani Olmo terbukti menjadi pemain kunci di turnamen tersebut."

"Dia adalah pencetak gol terbanyak, dia memberikan umpan kepada Mikel Merino, dia menyelamatkan gawang Jerman dari garis gawang dan dia tahu dia bisa saja pulang karena mengalami masalah pada betisnya."

"Kami memutuskan untuk tetap memainkannya dan itu berhasil," tutur De La Fuente mengenai keputusannya mempertahankan pemain kunci di tengah risiko cedera.

Artikel terkait

Rekomendasi