Lamine Yamal Jadikan Kegagalan Ballon d'Or 2025 Motivasi Berkarier

Lamine Yamal Jadikan Kegagalan Ballon d'Or 2025 Motivasi Berkarier

Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, sempat meyakini dirinya akan membawa pulang penghargaan Ballon d'Or 2025. Namun, trofi bergengsi tersebut pada akhirnya jatuh ke tangan penyerang Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele.

Seperti dikutip dari Suara, penyerang yang kini menginjak usia 18 tahun tersebut menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Hal ini berkat penampilan impresifnya bersama Barcelona dalam tiga musim terakhir hingga namanya masuk persaingan.

Meski tidak berhasil meraih penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola itu, Lamine Yamal tidak berkecil hati. Pemain tim nasional Spanyol tersebut memilih melihat pengalaman ini secara positif demi perkembangan kariernya.

"Sejujurnya, hari itu saya pikir saya akan memenangkannya," kata Yamal dalam kanal YouTube pribadinya, dikutip dari Tribal Football.

Rasa kecewa sempat menghampiri dirinya, namun ia segera menyadari bahwa hasil pemungutan suara tersebut memberikan dorongan baru. Kegagalan ini memicu motivasi dirinya untuk terus mengasah kemampuan di lapangan hijau.

"Saya benar-benar percaya bahwa bagus untuk saya jika Dembele yang memenangkannya, agar saya bisa berkembang. Mungkin saat itu memang belum waktu yang tepat untuk saya."

Kini nama Lamine Yamal kembali masuk dalam daftar favorit peraih Ballon d'Or berikutnya. Kendati demikian, persaingan ketat diprediksi akan tetap terjadi dengan kehadiran sejumlah kandidat kuat lain seperti Ousmane Dembele dan penyerang Inggris, Harry Kane.

Performa para kandidat saat membela negara masing-masing di Piala Dunia 2026 diyakini menjadi faktor krusial. Turnamen akbar tersebut akan sangat memengaruhi keputusan akhir mengenai siapa yang layak membawa pulang trofi Ballon d'Or selanjutnya.

Artikel terkait

Rekomendasi