Manajemen klub Serie A Lazio menyepakati pengakhiran kerja sama dengan pelatih kepala Maurizio Sarri pada Rabu, 27 Mei 2026. Langkah ini diambil setelah performa tim berjuluk Biancocelesti tersebut sepanjang musim 2025/2026 dinilai tidak memenuhi target.
Keputusan pemutusan kontrak ini diumumkan secara resmi oleh manajemen klub, seperti dilansir dari Suara. Penghentian kerja sama ini juga berlaku untuk seluruh jajaran staf kepelatihan yang dibawa oleh Sarri.
"S.S. Lazio mengumumkan bahwa telah tercapai kesepakatan bersama untuk mengakhiri kontrak pelatih Maurizio Sarri beserta staf kepelatihannya," tulis Lazio.
Melalui media sosial X, pihak klub menyampaikan salam perpisahan dengan mengunggah sebuah video penghormatan. Unggahan tersebut disertai dengan pesan singkat bertuliskan, "Terima kasih untuk segalanya, Komandan."
Juru taktik berusia 67 tahun itu sejatinya baru kembali menakhodai Lazio pada musim panas tahun lalu. Momen tersebut menjadi periode kedua kepemimpinannya setelah sempat melatih klub ibu kota Italia ini pada rentang tahun 2021 hingga 2024.
Performa Lazio sepanjang musim 2025/2026 dinilai mengecewakan lantaran hanya mampu menyudahi kompetisi Liga Italia di peringkat kesembilan. Selain itu, mereka juga gagal membawa pulang trofi setelah takluk 0-2 dari Inter Milan pada laga final Coppa Italia.
Pencapaian tertinggi Sarri bersama Lazio terjadi pada musim 2022/2023 dengan mengantarkan tim finis sebagai runner-up Serie A. Hasil tersebut menjadi prestasi terbaik Biancocelesti sejak terakhir kali memenangkan gelar juara Liga Italia pada musim 1999/2000.
Hubungan kerja sama kedua belah pihak sebelumnya sempat diwarnai masa sulit pada tahun 2024. Sarri sempat memilih mundur dari jabatannya setelah skuad asuhannya menderita lima kekalahan dari enam pertandingan di seluruh ajang kompetisi.
Kembalinya pelatih senior tersebut pada musim lalu awalnya diharapkan mampu mendongkrak performa tim, namun hasil akhir di lapangan berkata lain. Sejumlah media di Italia mengabarkan bahwa Sarri berpeluang melanjutkan karier kepelatihannya di Atalanta untuk menggantikan Raffaele Palladino.
Lazio kini mulai berburu suksesor untuk mengisi kursi kepelatihan yang kosong. Mantan arsitek tim nasional Italia, Gennaro Gattuso, saat ini santer disebut sebagai kandidat paling kuat untuk menjadi pelatih baru Lazio.