Lazio Menundukkan Pisa 2-1 pada Laga Pamungkas Serie A

Lazio Menundukkan Pisa 2-1 pada Laga Pamungkas Serie A

Lazio sukses menundukkan Pisa dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-38 Serie A di Stadion Olimpico pada Sabtu, 23 Mei 2026 waktu setempat, meskipun sempat tertinggal lebih dulu dari tim tamu.

Kemenangan tipis tersebut membuat klub berjuluk Biancoceleste mengakhiri musim di peringkat kesembilan dengan koleksi 51 poin, sementara Pisa dipastikan terbenam di dasar klasemen dan terdegradasi ke Serie B.

Pertandingan baru berjalan 23 menit saat penyerang Pisa, Stefano Moreo, mengejutkan publik tuan rumah lewat gol sundulan kepala setelah memanfaatkan umpan silang akurat dari Silvan Aebischer.

Tertinggal satu gol membuat Lazio merespons cepat sepuluh menit kemudian melalui sepakan kaki kanan Fisayo Dele-Bashiru yang menyelesaikan operan matang dari Reda Belahyane pada menit ke-33.

Hanya berselang dua menit, penyerang gaek asal Spanyol, Pedro, memastikan kemenangan Lazio lewat tembakan melengkung ke sudut gawang tanpa bisa dihalau oleh penjaga gawang Pisa, Ivo Semper.

Laga ini menjadi momen emosional karena menjadi penampilan terakhir bagi Pedro yang mengenakan ban kapten sebelum berpisah dengan seragam Biancoceleste.

Sebelum pertandingan dimulai, apresiasi tinggi diberikan kepada kapten Lazio tersebut atas dedikasi dan profesionalismenya selama membela klub ibu kota Italia itu.

"Pedro è un fenomeno. Ha fatto una carriera da fenomeno e ha vinto tutto. Fino ad oggi è stato un esempio, non solo di grande qualità tecnica, ma anche dentro lo spogliatoio. Un fenomeno sotto tutti i punti di vista" kata Maurizio Sarri, Pelatih Lazio.

Sarri juga memberikan evaluasi mendalam mengenai perjalanan skuadnya yang dinilai menghadapi badai cedera yang cukup parah di sepanjang musim ini.

"Abbiamo fatto un secondo posto e la finale. C'è mancata una vittoria, ma non penso che siamo stati strutturati per vincere in questi anni" tambah Maurizio Sarri, Pelatih Lazio.

Menurut sang pelatih, keterbatasan komposisi pemain akibat cedera membuat konsistensi tim terganggu, termasuk dalam laga penutup kali ini.

"Questa partita è lo specchio della nostra stagione: anche stasera mancano 8-9 giocatori. È stata una difficoltà costante e abbiamo voglia di uscire bene dalla stagione" tutur Maurizio Sarri, Pelatih Lazio.

Kendati menghadapi dinamika yang sulit, mantan pelatih Chelsea tersebut menegaskan posisi dan kondisi internalnya saat ini tetap terkendali.

"Il mio stato d'animo? Sereno" pungkas Maurizio Sarri, Pelatih Lazio.

Artikel terkait

Rekomendasi