Klub sepak bola Leeds United dilaporkan tengah membidik gelandang muda Liverpool, Harvey Elliott, menjelang pembukaan bursa transfer musim panas 2026 setelah sang pemain melewati masa peminjaman yang mengecewakan bersama Aston Villa.
Langkah Leeds United ini mencuat setelah manajemen Aston Villa sengaja membatasi penampilan gelandang berusia 23 tahun tersebut demi menghindari klausul kewajiban membeli permanen senilai 35 juta poundsterling yang otomatis aktif jika ia mencapai 10 pertandingan di liga domestik.
Berdasarkan data FotMob yang dikutip Six Sports, Elliott tercatat hanya tampil sebanyak empat kali di Liga Inggris dan sembilan kali di seluruh kompetisi dengan akumulasi waktu bermain selama 284 menit di bawah arahan manajer Unai Emery akibat kebijakan finansial klub terkait Peraturan Laba dan Keberlanjutan (PSR).
Rencana transfer ini mendapat perhatian dari mantan kepala pemandu bakat Manchester United, Mick Brown, yang menyampaikan pandangannya mengenai ambisi klub peminat tersebut.
"Leeds want to be ambitious in the transfer market." kata Mick Brown, Mantan Kepala Pemandu Bakat Manchester United.
Menurutnya, kehadiran Elliott mampu meningkatkan kualitas tim secara signifikan, meskipun posisi terbaiknya di lapangan masih memicu tanda tanya bagi tim pelatih.
"Harvey Elliott is somebody who could really improve their team, he’s a quality player and would bring something different that they haven’t already got." ujar Mick Brown, Mantan Kepala Pemandu Bakat Manchester United.
Brown menilai tim pelatih Leeds United harus jeli dalam menentukan posisi ideal bagi Elliott agar potensi terbaik sang pemain dapat keluar secara maksimal.
"I would have to ask questions about what his best position is, will they play him in the middle or could he play out wide? That’s the issue he has." ucap Mick Brown, Mantan Kepala Pemandu Bakat Manchester United.
Fokus utama bagi Elliott pasca-periode sulit di Aston Villa adalah kembali mendapatkan kesempatan bertanding secara reguler setiap pekan demi menyelamatkan kariernya.
"After everything that’s happened at Aston Villa, he has got to get back to playing regularly." kata Mick Brown, Mantan Kepala Pemandu Bakat Manchester United.
Kepastian menit bermain menjadi sangat krusial mengingat Elliott dilaporkan tidak masuk ke dalam rencana jangka panjang manajer Liverpool, Arne Slot.
"Wherever he goes next season, because he’s not going to be part of Liverpool’s plans, he needs assurances that he is going to play every week." tutur Mick Brown, Mantan Kepala Pemandu Bakat Manchester United.
Lebih lanjut, Brown menganggap Stadion Elland Road dapat menjadi destinasi yang sangat tepat bagi Elliott untuk membangkitkan kembali performanya yang sempat tertahan.
"If Leeds can offer him that, it would be a very good destination for him to go an reignite his career because he’s wasted a year on loan at Aston Villa." ujar Mick Brown, Mantan Kepala Pemandu Bakat Manchester United.
Ia juga sangat menyayangkan struktur kontrak peminjaman awal yang disepakati oleh pihak manajemen Aston Villa sejak awal musim kompetisi.
"It’s difficult to understand why they agreed to the deal in the first place, it really is terrible from them, but now the focus has to be on his next steps." kata Mick Brown, Mantan Kepala Pemandu Bakat Manchester United.
Terkait situasi performa di lapangan, laporan Empire of the Kop menyebut tantangan lain bagi Leeds United adalah memori buruk Elliott yang pernah mengalami cedera pergelangan kaki parah di Elland Road pada tahun 2021.
Di sisi lain, Pelatih Kepala Liverpool Arne Slot memberikan penjelasan mengenai kegagalan proses peminjaman gelandang muda tersebut pada Kamis (14/5/2026) dan mengonfirmasi pemulangannya ke Anfield untuk sesi pramusim.
"I think for him, for everyone, it didn’t work out as he wanted it, I assume he played more with us last season, and he went there for more time.." kata Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Slot menyatakan kekecewaannya karena keputusan tersebut merugikan semua pihak, termasuk menggagalkan kesempatan Elliott menembus skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.
"I think for him, for everyone, it didn’t work out as he wanted it, as we wanted it and probably also how Villa wanted it, because you usually sign a player or bring him in on loan to use him." kata Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Slot menilai minimnya kesempatan tersebut sangat disayangkan, padahal sang gelandang sempat tampil mengesankan bersama tim nasional Inggris U-21 pada Euro U-21 tahun lalu.
"That hasn’t happened a lot. That’s not for me to answer why that is. But of course, it’s never nice for a player not to make so many minutes, especially after the season he had with us, where he made – I assume – even more minutes with us than these 280." ujar Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Keputusan manajemen Aston Villa membatasi performa sang pemain di lapangan dinilai berbanding terbalik dengan tujuan awal Liverpool yang menginginkan tambahan jam terbang bagi sang pemain.
"He went over there to get more playing time, but unfortunately that didn’t happen." tutur Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Slot juga mengakui adanya persaingan internal yang sangat ketat di lini tengah tim asuhan Unai Emery yang dihuni sederet gelandang berkualitas.
"And for such a talented player that did so well in the U21 Euros [last summer], you want a player like that to get more and more playing time." sebut Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Meskipun demikian, Slot menegaskan ketidakpahamannya mengenai alasan teknis spesifik di balik kebijakan yang diambil manajemen Villa Park.
"He went to a very, very good team as well, where they also have a lot of good players. I don’t know why he hasn’t made the minutes he was expecting. That’s not for me to answer." ucap Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Menurut Slot, situasi absennya sang pemain dari lapangan hijau dalam durasi yang lama dapat menghambat pertumbuhan dan masa depan karier pesepak bola muda bertalenta.
"It’s always a pity if a player hardly plays for two years, let alone a player of that age that has shown during the U21 Euros that he’s such a good player." ucap Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Slot menambahkan bahwa situasi ini sangat disayangkan bagi pemain muda bertalenta yang sudah membuktikan kualitasnya di level internasional.
"But it’s always a pity if a player hardly plays for two years, let alone a player of that age that has shown during the [U21] Euros that he’s such a good player." ungkap Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Slot memastikan bahwa gelandang tersebut akan langsung bergabung kembali ke Merseyside pada awal musim panas ini karena masih terikat kontrak jangka panjang.
"He’s contracted to us so he will be with us in the start of the season." pungkas Arne Slot, Pelatih Kepala Liverpool.
Sementara itu, Manajer Aston Villa Unai Emery menyampaikan permohonan maaf secara terbuka menjelang pertandingan kandang terakhir timnya terkait situasi pelik yang dihadapi oleh pesepak bola asal Inggris tersebut.
"embarrassing" kata Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Emery merasa kesulitan untuk menjelaskan alasan di balik keputusan finansial manajemen klub yang terpaksa mengorbankan perkembangan olahraga sang gelandang kreatif.
"To now explain about the reason for this decision is very difficult, or it is easy, but it is not the moment," jelas Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Emery mengaku merasa bersalah karena keputusan komersial ini merugikan semua pihak yang terlibat dalam kerja sama peminjaman.
"Of course, it is something embarrassing for everyone involved." aku Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Juru taktik asal Spanyol tersebut mengaku beban moral akibat pembatasan menit bermain Elliott selalu membayangi pikirannya setiap hari selama kompetisi berlangsung.
"My apologies for Harvey Elliott is every day in my mind. But it is [about] responsibility. We have our responsibility and Liverpool have their responsibility." tambah Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Emery tidak menampik bahwa dinamika musim ini berjalan sangat berat bagi Elliott secara personal akibat benturan kepentingan finansial klub.
"It is something, as a human and as a person, how the season has gone has been difficult." keluh Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Berdasarkan laporan media infonasional.com, Emery sempat berbicara langsung secara terbuka dengan Elliott mengenai pembatasan menit bermain ini demi menyelamatkan anggaran klub.
"I spoke with him. We have been fair because there are two ways: one way is a sport, the second is business," papar Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Emery menegaskan bahwa dirinya secara taktik sangat mengagumi serta membutuhkan kualitas teknis yang dimiliki Elliott di lapangan untuk menyukseskan strategi permainan timnya.
"We'll be fair in case, because we are trying it, and I told him, we are opening the door to play with us, because he can help us." cetus Unai Emery, Manajer Aston Villa.
Dilansir dari Goal, pihak Villa sempat menawarkan kesempatan bermain di bulan Januari dengan syarat menghapus klausul pembelian wajib, namun negosiasi gagal karena kedua klub bersaing ketat menuju kualifikasi Liga Champions.
"But it's not only in my way and on my side. The other side is Liverpool. If they take off the clauses to play matches and for us to buy him, (I said to him) 'You are going to play here with us, it's a sport decision.' But now it's a sport decision and a business decision. My sport decision is still there, 'You are deserving to play, we need your qualities in" lanjut Unai Emery, Manajer Aston Villa.