Lenovo Meluncurkan ThinkStation PGX Workstation AI Personal di Indonesia

Lenovo Meluncurkan ThinkStation PGX Workstation AI Personal di Indonesia

Lenovo resmi menghadirkan ThinkStation PGX di Indonesia, sebuah workstation AI personal terbaru yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pengembangan kecerdasan buatan dengan performa tinggi dalam desain ringkas. Komputer meja ini menyasar kalangan profesional seperti pengembang AI, ilmuwan data, peneliti, mahasiswa, hingga teknisi aplikasi yang membutuhkan kemampuan komputasi AI besar langsung dari desktop.

Perangkat komputer ini dibekali komponen NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip yang mampu menghasilkan performa AI hingga 1 PetaFlop atau setara dengan 1000 TOPS. Kekuatan pemrosesan tersebut memungkinkan perangkat menangani model AI generatif berukuran besar hingga mencapai 200 miliar parameter, seperti dikutip dari Suara.

Workstation AI ini juga hadir dengan memori sistem terpadu sebesar 128 GB. Komponen memori tersebut berfungsi mendukung proses pembuatan prototipe, fine-tuning, hingga inferensi model AI generasi terbaru secara lebih optimal.

SMB One Channel Lead Lenovo Indonesia, Susianty Bong, mengatakan kehadiran ThinkStation PGX merupakan bagian dari komitmen Lenovo untuk memperluas akses teknologi AI di Indonesia.

"Melalui kolaborasi dengan NVIDIA, Lenovo menghadirkan perangkat berkinerja tinggi dalam desain ringkas untuk memberdayakan AI developer, peneliti, ilmuwan data, hingga mahasiswa di Indonesia dalam mempercepat pengembangan dan adopsi inovasi AI generatif," ujar Susianty Bong.

Susianty Bong menambahkan bahwa Lenovo ingin menyediakan solusi kecerdasan buatan yang lebih mudah dijangkau oleh berbagai sektor industri dan dunia pendidikan.

"Kehadiran ThinkStation PGX juga menegaskan komitmen Lenovo dalam menghadirkan Smarter AI for All agar lebih mudah diakses bagi profesional, institusi pendidikan, dan pelaku industri guna mendukung pengembangan AI yang lebih efisien dan fleksibel," kata Susianty Bong.

Konektivitas dan Dukungan Sistem Perangkat

Salah satu keunggulan utama dari komputer kerja ini adalah kemampuannya menjalankan pengembangan AI secara seamless dari desktop ke cloud tanpa perlu mengubah kode program. Perangkat ini sudah dibekali sistem operasi NVIDIA DGX OS dan rangkaian perangkat lunak NVIDIA AI lengkap dengan framework populer seperti PyTorch dan Jupyter.

Untuk kebutuhan komputasi AI yang lebih besar, dua unit perangkat ini dapat dihubungkan sekaligus menggunakan NVIDIA ConnectX-7. Konfigurasi ganda tersebut memungkinkan sistem menangani model AI hingga 405 miliar parameter. Lenovo juga menyematkan bandwidth memori sistem hingga 273 GB/s untuk memastikan proses pengolahan data besar tetap cepat dan stabil.

Dari sisi konektivitas, perangkat dilengkapi dengan empat port USB4 berkecepatan 20Gb/s serta konektivitas 10 GbE LAN untuk mendukung transfer data berukuran besar secara lebih cepat. Lenovo menyebut produk ini menjadi solusi desktop AI yang lebih efisien dan ekonomis dibanding ketergantungan penuh pada server maupun cloud berskala besar. Perangkat ini sudah tersedia di Indonesia melalui Lenovo Official Store dan jaringan Authorized Store dengan opsi personalisasi spesifikasi sesuai kebutuhan pengguna.

Artikel terkait

Rekomendasi