Liverpool Lepas Mohamed Salah dan Andrew Robertson Saat Hadapi Brentford

Liverpool Lepas Mohamed Salah dan Andrew Robertson Saat Hadapi Brentford

Liverpool menggelar laga emosional melawan Brentford di Stadion Anfield pada Minggu (24/5/2026) yang menjadi pertandingan terakhir bagi Mohamed Salah dan Andrew Robertson sekaligus momen kembalinya mantan kapten Jordan Henderson.

Pertandingan pamungkas musim 2025/2026 ini diwarnai oleh sambutan meriah dari para pendukung tuan rumah yang memberikan tepuk tangan serta sorakan saat nama Jordan Henderson dibacakan dalam susunan pemain Brentford.

Mohamed Salah dan Andrew Robertson yang bergabung sejak musim panas 2017 dipastikan hengkang setelah membela The Reds selama sembilan tahun, di mana mereka juga memfasilitasi upacara perpisahan bagi Henderson yang sempat tertunda sejak kepindahannya pada 2023.

Tiga minggu sebelum laga berlangsung, Salah meminta manajemen klub agar mengizinkan gelandang berusia 35 tahun tersebut mengucapkan selamat tinggal secara resmi kepada para suporter di lapangan.

"He didn’t get that send-off or farewell he deserved, because he left immediately," kata Mohamed Salah, Penyerang Liverpool kepada TNT Sports.

Penyerang asal Mesir tersebut menambahkan bahwa seluruh masyarakat kota memahami arti penting Henderson yang telah menjabat sebagai kapten klub selama 12 tahun, melebihi durasi pilar-pilar penting lainnya.

"People in the city know how much it meant to Hendo also, being here captain of the club for 12 years, more than me, more than Virg, more than anyone," tutur Mohamed Salah, Penyerang Liverpool.

Selain Henderson, penjaga gawang Caoimhin Kelleher juga dijadwalkan melakoni momen perpisahan dengan para suporter di Anfield dalam kesempatan yang sama setelah selesainya pertandingan tersebut.

Henderson sendiri mencatatkan lebih dari 350 penampilan dan mencetak 29 gol untuk Liverpool dengan raihan trofi Liga Inggris, Liga Champions, Piala Dunia Antarklub 2019, dua Piala Liga, serta satu Piala FA.

Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, pernah menyampaikan pujian mendalam mengenai kualitas fisik, teknis, dan taktis gelandang kelahiran Sunderland tersebut ketika sang pemain memutuskan pindah dari klub.

"Hendo is a really good package, a really good package. There is the physical part, but there is the super-technical part," ujar Jurgen Klopp, Mantan Manajer Liverpool seperti dilansir situs resmi klub.

Klopp menegaskan bahwa kemampuan teknis Henderson sering kali tidak terlihat di lapangan karena perannya yang lebih menonjol sebagai seorang petarung di lini tengah.

"He is technically really, really good. Which sometimes players, because of the role they see themselves [in] on the pitch, this fighter and stuff like this, don't always show," ungkap Jurgen Klopp, Mantan Manajer Liverpool.

Lebih lanjut, Klopp menyatakan bahwa tidak ada pemain yang bisa tampil dalam sekian banyak laga Liga Inggris dan memimpin Liverpool di kompetisi global jika tidak memiliki level teknis yang sangat tinggi.

"You cannot have this amount of Premier League games, you cannot be captain of Liverpool, you cannot play in the most important games in the world if you are technically not on a super-high level - and he is," tegas Jurgen Klopp, Mantan Manajer Liverpool.

Klopp juga mengingat fleksibilitas taktis sang gelandang yang bersedia ditempatkan pada posisi bek tengah maupun gelandang bertahan nomor enam dengan performa yang tetap luar biasa.

"Right foot, left foot really good. Tactically he improved the most since we are here, had to play different positions, did that really well. Even played centre-half for us. Had to play No. 6, I thought he played a few outstanding games on six," jelas Jurgen Klopp, Mantan Manajer Liverpool.

Di sisi lain, diumumkan pula pada Jumat (22/5/2026) bahwa tidak ada satu pun pemain aktif Liverpool yang dipanggil ke dalam skuad 26 pemain Tim Nasional Inggris untuk Piala Dunia 2026.

Dilansir dari data Opta, ini merupakan peristiwa pertama sejak Piala Dunia 1986 di mana tidak ada penggawa dari klub Merseyside Merah yang memperkuat tim berjuluk Tiga Singa tersebut di turnamen utama.

Manajer Liverpool, Arne Slot, tercatat minim memberikan menit bermain bagi pemain lokal Inggris seperti Curtis Jones, Joe Gomez, dan Rio Ngumoha sepanjang musim ini karena faktor performa, cedera, maupun usia yang masih terlalu muda.

Artikel terkait

Rekomendasi