Modernisasi dan pembenahan skuad menjadi fokus utama Juventus menjelang bergulirnya bursa transfer mendatang. Seperti dilaporkan oleh La Repubblica dan dilansir dari Suara, pelatih Juventus Luciano Spalletti dikabarkan tengah mengincar langkah besar untuk mendatangkan Mohamed Salah demi memperkuat sektor penyerangan tim.
Langkah ambisius ini tetap diambil oleh manajemen Juventus meskipun klub asal Turin tersebut dipastikan gagal mengamankan tiket menuju kompetisi Liga Champions untuk musim depan. Kehadiran Mohamed Salah dinilai menjadi impian utama bagi Spalletti yang menginginkan sosok penyerang berpengalaman sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat di dalam ruang ganti pemain.
Mohamed Salah sendiri saat ini berstatus tanpa klub setelah resmi mengakhiri masa baktinya bersama Liverpool yang telah berjalan selama sembilan tahun. Penyerang andalan Timnas Mesir tersebut memilih untuk menyudahi kerja samanya lebih cepat, meskipun masa kontrak aslinya di Stadion Anfield tercatat masih tersisa hingga tahun 2027.
Upaya Juventus untuk memboyong mantan pemain AS Roma dan Fiorentina itu kembali ke kompetisi Serie A dipastikan bakal menghadapi jalan terjal. Skuad asuhan Luciano Spalletti harus bersaing ketat dengan pergerakan agresif dari sejumlah klub kontestan Saudi Pro League yang kembali mencoba mendekati sang pemain setelah sempat gagal pada tahun lalu.
Selain ketertarikan dari kawasan Timur Tengah, beberapa klub raksasa di benua Eropa serta kompetisi Major League Soccer (MLS) juga dilaporkan siap bersaing untuk mendapatkan tanda tangan kontrak sang penyerang. Kondisi ini membuat Juventus harus bergerak cepat di tengah situasi pasar transfer yang sangat kompetitif.
Kendala utama yang kini membayangi manajemen Si Nyonya Tua adalah tingginya beban finansial untuk mendatangkan pemain bintang tersebut. Walaupun bisa didapatkan secara gratis tanpa biaya transfer, Juventus tetap diwajibkan untuk membayar komisi agen dalam jumlah besar beserta tuntutan gaji tahunan sang pemain.
Perbandingan Struktur Gaji Pemain di Turin
Beban gaji Mohamed Salah selama memperkuat Liverpool diketahui berada pada angka yang cukup fantastis, yakni menembus lebih dari 20 juta euro per musim. Jumlah nominal tersebut dianggap terlampau tinggi dan berada di luar batas kemampuan struktur finansial yang diterapkan oleh klub-klub Italia pada saat ini.
Sebagai perbandingan di internal tim, posisi pemain dengan bayaran tertinggi di dalam skuad Juventus saat ini dipegang oleh penyerang Dusan Vlahovic. Pemain asal Serbia tersebut menerima upah senilai kurang lebih 12 juta euro untuk setiap musimnya bersama klub Turin.
Melalui pertimbangan kondisi keuangan tersebut, manajemen Juventus kini menaruh harapan agar Mohamed Salah bersedia melakukan kompromi dengan menurunkan tuntutan nilai ekonomisnya. Hal ini menjadi syarat krusial jika sang penyerang sayap tertarik untuk menjadi bagian dari proyek baru yang sedang dibangun oleh Luciano Spalletti.