Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente mencoret nama penyerang Ansu Fati dari daftar 26 pemain untuk Piala Dunia 2026 pada Senin (25/5/2026). Keputusan ini memicu reaksi dari ayah sang pemain yang menyoroti performa apik anaknya di level klub.
Pengumuman resmi skuad Tim Matador memuat delapan nama striker pilihan De la Fuente, namun tidak menyertakan Fati. Padahal, penyerang berusia 23 tahun tersebut tampil impresif bersama AS Monaco sepanjang musim ini, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Barcelona meminjamkan jebolan akademi La Masia itu ke klub Perancis sejak musim panas 2025. Bersama AS Monaco, ia berhasil membukukan total 12 gol dari 30 penampilan di seluruh kompetisi resmi.
Kekecewaan atas keputusan pelatih tim nasional diungkapkan oleh ayah sang pemain, Boni Fati, yang tetap memilih untuk menghormati pilihan taktis tim kepelatihan.
"Dia menyelesaikan musim Liga Prancis bersama Monaco di level yang lebih tinggi daripada striker Spanyol lainnya. Namun jika tim nasional tidak melihatnya seperti itu, tidak ada lagi yang bisa dilakukan," kata Boni Fati, ayah Ansu Fati.
Penilaian objektif mengenai masa depan anaknya di tim nasional tetap didasari oleh konsistensi menit bermain di masa mendatang.
"Jika Ansu bermain secara reguler dalam waktu lama, dia pasti akan kembali ke tim nasional. Itu sudah jelas. Tapi dia baru saja melewati masa sulit di mana dia tidak bermain," tambah Boni Fati.
Pihak keluarga menegaskan komitmen untuk menerima realitas pemilihan skuad ini dengan lapang dada.
"Dia menyelesaikan musim dengan sangat baik. Luis de la Fuente mempercayai pemain lain, dan kami harus menghormatinya. Kami berharap Ansu akan masuk dalam daftar, tetapi itu tidak terjadi, dan kami harus menerimanya," pungkas Boni Fati.
Absennya penyerang AS Monaco ini memperpanjang catatan luar dirinya dari skuad internasional sejak terakhir kali dipanggil pada 2023. Pemain muda tersebut tercatat baru mengoleksi 10 penampilan bersama Timnas Spanyol sejak melakoni debutnya pada tahun 2020.