Kebijakan transfer pemain Real Madrid mendapat kritik tajam dari pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, karena dinilai minim memberdayakan bintang lokal. Dilansir dari Detik Sport, keluhan tersebut disampaikan De la Fuente saat menghadiri wawancara di kanal YouTube El Camino de Mario yang dipandu oleh Mario Suarez.
Arsitek berusia 64 tahun tersebut mengungkapkan kekecewaannya melihat pilar penting La Furia Roja justru merumput di luar kompetisi domestik. De la Fuente merasa manajemen Los Blancos melewatkan kesempatan emas untuk merekrut para pemain tersebut saat harganya masih bersahabat.
"I m angry because players like Fabián (Ruiz), (Martin) Zubimendi, and (Mikel) Merino don t play in La Liga. When they (Madrid) should have invested in them (Merino et al.) at an affordable price, but they didn t." kata Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Sebagai informasi, Fabian Ruiz saat ini membela Paris Saint-Germain, sedangkan Martin Zubimendi dan Mikel Merino berstatus sebagai pemain Arsenal. De la Fuente kemudian membandingkan pembelian pemain asing oleh Real Madrid dengan kualitas para penggawa lokal tersebut.
"(Madrid) instead paid a huge amount of money for other players who aren t even as good as them," tegas Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Minimnya menit bermain pilar lokal di skuad utama Madrid berimbas pada pemanggilan pemain ke tim nasional, di mana hanya Dean Huijsen dan Dani Carvajal yang dipanggil dalam setahun terakhir. Carvajal bahkan dipastikan absen pada Piala Dunia 2026 karena kondisi kebugarannya dinilai tidak memenuhi syarat.
"He is a great captain, but it seems he won t be fit enough to play in the World Cup," ujar Luis de la Fuente, Pelatih Timnas Spanyol.
Kondisi di Real Madrid berbanding terbalik dengan Barcelona yang menyumbang delapan nama ke tim nasional dalam setahun terakhir. Skuad asuhan Hansi Flick tersebut bahkan tercatat mampu menurunkan sebelas pemain pertama yang seluruhnya berkebangsaan Spanyol.