Masa depan penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, bersama klub raksasa Liga Belanda, Ajax Amsterdam, kini menghadapi ketidakpastian. Posisi kiper andalan skuad Garuda tersebut dilaporkan terancam oleh rencana transfer baru manajemen klub.
Seperti dikutip dari Suara, manajemen Ajax Amsterdam berencana mendatangkan penjaga gawang veteran sarat pengalaman asal Swiss, Yann Sommer. Langkah agresif berburu kiper utama untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027 ini digagas langsung oleh Direktur Teknis Ajax, Jordi Cruyff.
Jordi Cruyff sangat berambisi menghadirkan sosok tangguh di bawah mistar gawang yang mampu menyuntikkan stabilitas permainan. Selain itu, kehadiran kiper baru diharapkan dapat membawa jiwa kepemimpinan di lini belakang Ajax Amsterdam.
Nama Yann Sommer muncul sebagai kandidat ideal karena kontraknya bersama Inter Milan dipastikan berakhir pada musim panas ini. Berdasarkan laporan dari Football Transfer Netherlands dan media Italia La Gazzetta dello Sport, Sommer akan berstatus agen bebas.
Peluang Ajax untuk mengamankan tanda tangan mantan penjaga gawang Bayern Munchen tersebut terbilang sangat terbuka lebar. Data analitis dari SciSports melalui alat Career Advice Tool menunjukkan skor kecocokan klub Sommer bersama Ajax menyentuh angka 70.
Angka statistik tersebut terhitung sangat tinggi untuk pemain yang telah menginjak usia 37 tahun. Perbedaan skema taktis diyakini tidak akan menjadi hambatan besar bagi adaptasi sang kiper veteran.
Sommer terbiasa bermain dengan format tiga bek tengah di Inter Milan, sedangkan Ajax menggunakan pakem 4-3-3. Namun, Sommer telah teruji menerapkan sistem serupa semasa membela Bayern Munchen.
Dampak Kedatangan Sommer bagi Maarten Paes
Jika kesepakatan transfer berhasil diwujudkan, kesempatan Maarten Paes untuk mempertahankan posisi sebagai penjaga gawang nomor satu Ajax diprediksi menipis. Pada musim lalu, Paes sempat mendapatkan menit bermain reguler setelah kiper utama, Vitezslav Jaros, dihantam cedera.
Namun, sejak awal kedatangannya ke Johan Cruyff Arena, Paes memang diproyeksikan sebagai opsi pelapis dan bukan pilihan utama. Analisis data SciSports memperlihatkan tingkat kemiripan gaya bermain antara Sommer dan Paes mencapai 100 persen.
Hal ini membuat Sommer dipandang sebagai versi yang jauh lebih matang, berpengalaman, dan komplit dari kiper Indonesia tersebut. Skenario persaingan Sommer dengan kiper Indonesia juga bukan pertama kalinya terjadi.
Sebelumnya, Sommer sukses menyingkirkan kiper keturunan Indonesia lainnya, Emil Audero, dalam perebutan posisi utama di Inter Milan pada musim 2023/2024. Persaingan ketat tersebut memaksa Emil Audero hanya mampu mengemas lima penampilan saja di semua kompetisi.