MAGMA Entertainment Rilis Film Badut Gendong di Bioskop Indonesia

MAGMA Entertainment Rilis Film Badut Gendong di Bioskop Indonesia

MAGMA Entertainment resmi merilis film horor-aksi terbaru berjudul Badut Gendong di seluruh bioskop Indonesia untuk mengisi momentum libur Lebaran Idul Adha, setelah melaksanakan Gala Premiere pada 22 Mei lalu.

Karya sinematik arahan sutradara Charles Gozali ini diproduksi dengan skala masif serta brutal, sekaligus menjadi bagian dari konsep lintas semesta atau cross-universe dari jagat sinematik Qodrat, seperti dilansir dari Suara.

Sejumlah sineas dan figur publik nasional memberikan apresiasi tinggi terhadap intensitas teror serta kualitas produksi dari tayangan ini setelah menyusuri penayangan perdana tersebut.

Komedian Yono Bakrie menyatakan kekagumannya terhadap kemegahan unsur horor yang ditampilkan dalam layar lebar ini.

"Kosa kata abis saking kerennya!" ujar Yono Bakrie.

Apresiasi terhadap tensi ketegangan dari aspek laga brutal juga disampaikan oleh komika Ardit Erwandha yang mengharapkan keberlanjutan kisah tersebut.

"Langsung aja sekuelnya, gausah lama-lama!" ujar Ardit Erwandha.

Aktor Dion Wiyoko turut memuji keberanian sutradara dalam mengeksekusi sinema horor berskala besar yang intimidatif dengan jajaran karakter solid.

Sanjungan senada datang dari Aming yang menyoroti keunikan premis cerita serta solidnya performa dari ansambel para pemeran.

"premisnya unik banget, beda! Eksekusi bagus banget, actionnya juga, karakternya dan ansambel aktornya juara kabeh!" ujar Aming.

Alur cerita Badut Gendong berpusat pada tokoh Darso yang diperankan Marthino Lio, seorang pria yang memendam mimpi sederhana bersama belahan jiwanya, Darsi, yang dimainkan oleh Dayinta Melira.

Tragedi jahanam menimpa kehidupan mereka saat sekelompok preman keji merenggut paksa nyawa Darsi beserta janin yang sedang dikandungnya.

Darso yang dirundung duka kemudian pulang ke kampung halaman, namun ia justru terjebak dalam pusaran amuk massa akibat keserakahan korporat dan sebuah ritual kuno sesat.

Ritual pemanggilan entitas pendendam yang dirapalkan oleh dukun tetua desa akhirnya meruntuhkan batas antara cinta dan angkara murka di dalam dada Darso, hingga membangkitkan kuasa kegelapan haus darah.

Jalinan takdir Darso dan Darsi ini dipersiapkan sebagai rival paling emosional yang akan menguji iman Ustaz Qodrat di masa depan dalam lini masa Semesta Qodrat.

Sutradara Charles Gozali memberikan penegasan mengenai ambisi gelap di balik perancangan musuh utama tersebut sejak awal produksi.

"Karakter ini memang sejak awal kami desain untuk menjadi lawan tanding Ustaz Qodrat. Namun, kami ingin penonton mengintip dan merasakan sendiri penderitaan serta ikatan emosional yang intim dengan tokoh ini terlebih dahulu." ujar Charles Gozali, Sutradara.

Pihak produksi sengaja menyajikan panggung eksklusif ini agar publik memahami tingkat kengerian dari monster baru tersebut.

"Kami memberi panggung eksklusif agar publik tahu seberapa mengerikannya monster ini, bahkan bagi mereka yang belum pernah masuk ke Semesta Qodrat sekali pun," ujar Charles Gozali, Sutradara.

Masyarakat kini dapat memesan tiket promo terbatas melalui aplikasi TIX ID, mTIX, CGV, dan Cinépolis untuk menyaksikan penayangan di bioskop terdekat.

Artikel terkait

Rekomendasi