Maja Chwalinska Tembus Final Roland Garros 2026 dan Amankan Posisi 30 Dunia

Maja Chwalinska Tembus Final Roland Garros 2026 dan Amankan Posisi 30 Dunia

Petenis putri Polandia Maja Chwalinska berhasil menembus babak final turnamen grand slam Roland Garros 2026 setelah menumbangkan wakil Rusia Diana Shnaider pada Kamis, 4 Juni 2026 di Paris, Prancis.

Kemenangan dua set langsung dengan skor 7-6 dan 6-4 di babak semifinal tersebut tidak hanya membawa atlet berusia 24 tahun ini ke partai puncak, melainkan juga mendongkrak posisinya ke peringkat 30 dunia dalam ranking WTA Live dan mengamankan hadiah uang minimal 1,4 juta euro brutto.

Perjalanan atlet asal Dabrowica yang kini berbasis di Bielsko-Biala ini tergolong luar biasa karena harus merangkak dari babak kualifikasi sejak 18 May dengan status peringkat 114 dunia. Dilansir dari media przegladsportowy.onet.pl, Chwalinska sejauh ini telah mengumpulkan total 783 poin di Paris sehingga akumulasi poinnya menjadi 1476 poin, yang membuatnya melonjak 84 peringkat dan memastikan posisi unggulan dalam turnamen masa depan seperti WTA 1000 di Cincinnati atau Toronto.

Jika berhasil memenangi laga final, Chwalinska diproyeksikan meraup total 2696 poin dan naik ke peringkat 14 dunia, melompati nama-nama besar seperti Jasmine Paolini, Naomi Osaka, hingga Madison Keys. Jika skenario tersebut gagal dan dia finis sebagai runner-up, posisi 21 dunia tetap aman dikantonginya dengan koleksi 1996 poin.

Dari sektor finansial, laporan money.pl menyebutkan bahwa keberhasilan menembus final membuat jaminan bonus Chwalinska melonjak sebesar 650 ribu euro dari nilai sebelumnya yang sebesar 750 ribu euro. Nominal 1,4 juta euro brutto tersebut setara dengan hampir 6 juta zloty, atau tepatnya 5,94 milion zloty berdasarkan kurs National Bank of Poland (NBP), meski otoritas pajak Prancis bakal memotong sekitar 45 persen dari total hadiah itu.

Potongan pajak tersebut mencapai sekitar 630 ribu euro, sehingga hadiah bersih yang dibawa pulang oleh Chwalinska tersisa sekitar 770 ribu euro atau setara 3,27 juta zloty. Apabila keluar sebagai juara Roland Garros, hadiah total yang bisa diraihnya mencapai 2,8 juta euro brutto, yang bernilai bersih sekitar 6,53 juta zloty setelah dipangkas pajak fiskal Prancis.

Dalam laga semifinal yang berlangsung di bawah atap tertutup Court Philippe-Chatrier karena cuaca hujan, atmosfer pertandingan berjalan sangat emosional dengan dukungan penuh penonton kepada Chwalinska yang sempat mengeluhkan kondisi radang tenggorokan. Penampilan gigihnya memicu kekaguman publik, termasuk mantan lawannya di babak eliminasi awal.

"Przed spotkaniem pomyślałam, że będę grała z dziewczyną, która słabo uderza i nie robi większego wrażenia. Po meczu pomyślałam, że przegrałam na własne życzenie, a potem zrozumiałam, że trafiłem na dziewczyną, która wie wszystko na korcie" kata Alice Rame, petenis Prancis yang dikalahkan Chwalinska di babak pertama kualifikasi, seperti dikutip oleh media olahraga terbesar di Prancis.

Chwalinska menunjukkan ketahanan mental tinggi saat membalikkan keadaan dari tertinggal 2-4 di fase tie-break set pertama, hingga akhirnya merebut lima poin beruntun yang membuat jurnalis sport.interia.pl terpukau di area tribun.

"Maja Chwalińska nie jest człowiekiem. To postać wymyślona" cetus jurnalis sport.interia.pl saat menyaksikan pergerakan lincah sang petenis di lapangan.

Pertandingan set kedua juga diwarnai jeda medis untuk kedua pemain, di mana Chwalinska meminum obat dari tim medis setelah gim ketiga, sementara Shnaider mendapatkan perawatan pada bagian punggungnya saat tertinggal 3-4. Momentum kemenangan dipastikan Chwalinska setelah melakukan break di gim kesembilan sebelum akhirnya mengunci tiket final lewat pertandingan sembilan kali beruntun tanpa kalah sejak kualifikasi.

Pencapaian historis ini juga memicu kehebohan di ranah domestik Polandia, di mana Perdana Menteri Donald Tusk langsung merespons hasil laga semifinal melalui akun media sosial pribadinya.

"Nasza Pszczółka Maja lepsza od rosyjskich rakiet!" tulis Donald Tusk, Perdana Menteri Polandia, dalam unggahan di media sosial.

Melalui keberhasilan ini, Chwalinska tercatat mengikuti jejak para petenis legendaris Polandia seperti Jadwiga Jedrzejowska, Agnieszka Radwanska, dan Iga Swiatek yang mampu tampil di partai perebutan juara turnamen grand slam.

Artikel terkait

Rekomendasi