Sutradara Reinaldo Marcus Green mengonfirmasi bahwa judul tayangan spesial Disney Plus, The Punisher: One Last Kill, merupakan sebuah pengalihan untuk memancing rasa penasaran penonton terhadap nasib Frank Castle di Marvel Cinematic Universe. Penjelasan tersebut disampaikan Green dalam wawancara eksklusif guna menanggapi spekulasi penggemar mengenai potensi berakhirnya peran Jon Bernthal sebagai anti-hero tersebut.
Karakter Frank Castle yang diperankan Jon Bernthal sebelumnya merupakan tokoh sentral dalam semesta Marvel di Netflix sebelum akhirnya diintegrasikan ke dalam MCU oleh Marvel Studios. Meski judul proyek terbarunya terdengar seperti sebuah perpisahan, Green menegaskan bahwa tayangan ini bukan menjadi akhir bagi karakter Punisher melainkan sebuah studi karakter yang lebih mendalam.
Keterlibatan Marvel Studios dalam menentukan judul proyek menjadi faktor utama di balik penamaan yang dianggap misterius oleh publik. Green menyebutkan bahwa reaksi kekhawatiran penggemar adalah respon yang memang diharapkan sejak awal pengumuman judul tersebut.
"Well, obviously, Marvel has a lot of hand in the titles and that regard. I think for fans, though, like you said, once they see it, they'll understand it, and I think that's what's most important. So I think, yeah, it's a misdirect in the best way. I think it's one of those situations where you hear it, you're like, 'Wait, is this the end of The Punisher?' And when you realize that maybe it's not, I think that makes it even more cool." ujar Reinaldo Marcus Green, Sutradara.
Upaya untuk membolak-balikkan ekspektasi penonton menjadi elemen yang ditekankan oleh Green dalam proses penyutradaraan proyek ini. Ia berusaha menyajikan perjalanan aksi yang mampu memberikan kepuasan bagi audiens saat mencapai bagian akhir cerita.
"So, for me, I think whatever draws the audience into subverting their expectations. I think it's fun as a filmmaker. For me, it's all about subverting that. You know, you're gonna go on an action journey... 'Oh, okay, we're 20 minutes in, and we're not! What's going on here?' So I think for us, it's always trying to look for ways to subvert, and I think the title does that. Hopefully it does it in a way that doesn't annoy people and makes people satisfied when they see the end." kata Reinaldo Marcus Green, Sutradara.
Transisi karakter Punisher di dalam MCU juga direncanakan akan melintasi berbagai judul lain dengan nada cerita yang berbeda-beda. Frank Castle dijadwalkan muncul dalam film Spider-Man: Brand New Day, yang menandakan perubahan pendekatan karakter dari rating dewasa versi Netflix menuju integrasi yang lebih luas di ekosistem Marvel Studios.