Malut United membidik poin penuh saat menantang tuan rumah Borneo FC dalam laga pekan ke-34 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB demi mengamankan posisi lima besar klasemen akhir, sebagaimana dilansir dari Bola.
Kesiapan teknis skuad Laskar Kie Raha telah dimatangkan bersama jajaran tim pelatih untuk mengantisipasi permainan agresif dari Borneo FC selaku tim tuan rumah pada pertandingan krusial tersebut.
"Kami akan memberikan penampilan terbaik dan menjalankan game plan yang disiapkan pelatih," ungkap David Da Silva, Penyerang Malut United.
Pemain depan asal Brasil tersebut berharap rekan-rekan setimnya dapat tampil lepas tanpa beban pada pertandingan esok hari.
"Saya harap semua pemain bisa menikmati pertandingan besok," lanjut David Da Silva, Penyerang Malut United.
Mantan striker Persebaya Surabaya itu menambahkan bahwa dirinya akan tetap mengutamakan kepentingan kolektif tim untuk mendapatkan hasil maksimal, meskipun saat ini ia sedang memimpin perebutan gelar pencetak gol terbanyak dengan koleksi 23 gol dari 32 pertandingan.
"Saya akan berusaha menampilkan permainan terbaik di lapangan dan membantu tim meraih hasil maksimal," tegas David Da Silva, Penyerang Malut United.
Pemain berusia 36 tahun tersebut menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas utama sebagai ujung tombak Laskar Kie Raha.
"Malut United memilih saya sebagai penyerang dan tugas seorang penyerang adalah mencetak gol," tegas David Da Silva, Penyerang Malut United.
Ia juga menyatakan enggan memikirkan hasil pertandingan dari tim kompetitor lain dan menaruh kepercayaan penuh kepada skuad yang ada saat ini.
"Fokus saya saat ini hanya untuk Malut United. Saya tidak memikirkan hasil pertandingan tim lain. Saya percaya dengan pemain yang ada saat ini, semoga kami bisa meraih kemenangan," pungkas David Da Silva, Penyerang Malut United.
Upaya memetik poin di Samarinda dihadapkan pada situasi sulit lantaran Malut United kehilangan delapan pilar utama akibat cedera, akumulasi kartu, masalah kebugaran, hingga urusan keluarga.
Pemain yang absen karena skorsing adalah Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Lucas Cardoso, dan Wbeymar Angulo, sementara Alan Jose, Tyronne del Pino, Ciro Alves, serta Igor Inocencio terpaksa menepi karena kendala kesehatan dan keluarga.
"Kami membawa 16 pemain ke Samarinda karena ada beberapa yang cedera dan mendapatkan akumulasi kartu," ujar Hendri Susilo, Pelatih Kepala Malut United.
Kendati demikian, sang juru taktik memastikan bahwa program persiapan berjalan dengan lancar dan seluruh pemain yang diboyong berada dalam kondisi siap tempur.
"Walau begitu, persiapan tim tetap berjalan baik dan semua pemain yang dibawa dalam keadaan siap untuk bermain," tutur Hendri Susilo, Pelatih Kepala Malut United.
Saat ini Malut United bertengger di peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 53 poin, ditempel ketat oleh Dewa United di posisi keenam dengan jumlah poin sama namun kalah catatan head-to-head.
"Situasi pemain kondusif dan semua yang ada di sini dalam keadaan sehat. Kami datang dengan target untuk mencuri poin di kandang Borneo FC," kata Hendri Susilo, Pelatih Kepala Malut United.