Manajemen Lesti Kejora Laporkan Akun Palsu Pencatut Nama untuk Penipuan

Manajemen Lesti Kejora Laporkan Akun Palsu Pencatut Nama untuk Penipuan

Aksi pencatutan nama figur publik kembali terjadi di media sosial dan menyasar penyanyi dangdut Lesti Kejora. Pihak tidak dikenal memanfaatkan identitas istri Rizky Billar tersebut untuk melancarkan dugaan aksi penipuan.

Seperti dikutip dari Suara, Lesti Kejora membagikan surat pernyataan resmi dari manajemen serta tim hukumnya guna menyikapi situasi tersebut. Langkah ini diambil setelah ditemukannya sejumlah akun di platform TikTok yang menyalahgunakan namanya.

Pihak Leslar Entertainment mengungkapkan bahwa akun-akun palsu tersebut mengarahkan pengguna untuk menyerahkan data sensitif. Modus yang digunakan adalah dengan meminta nomor telepon serta informasi pribadi lainnya yang berpotensi disalahgunakan.

“Melalui ini kami selaku Manajemen dan Legal dari Leslar Entertainment ingin menyampaikan bahwa terdapat akun-akun di platform TikTok yang mengatasnamakan Lesti Kejora,” bunyi surat pernyataan yang diunggah pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Pihak manajemen menjelaskan lebih lanjut mengenai bahaya dari penyerahan data tersebut oleh masyarakat.

“Di mana akun-akun tersebut meminta dan/atau melakukan tindakan dengan cara mengarahkan masyarakat agar memberikan nomor telepon beserta data pribadi kepada akun tersebut,” lanjut isi pernyataan.

Manajemen juga menegaskan konsekuensi yang dihadapi korban jika menuruti permintaan akun bodong tersebut.

“Kemudian apabila masyarakat memberikan nomor telepon, beserta dengan data pribadi, maka nomor telepon beserta data pribadi tersebut dipergunakan untuk melakukan perbuatan penipuan oleh akun-akun tersebut,” sambungnya.

Guna mencegah bertambahnya korban, imbauan tegas dikeluarkan agar para penggemar dan masyarakat luas tidak mudah memercayai aktivitas dari akun-akun ilegal tersebut. Saat ini, beberapa akun terduga telah berhasil dideteksi.

“Melalui ini kami ingin menyampaikan dan mengimbau kepada seluruh masyarakat dan Fans Lesti Kejora agar TIDAK MEMPERCAYAI terhadap akun-akun tersebut,” tulis manajemen.

Dalam rilis resmi yang sama, manajemen membeberkan dua akun yang telah masuk dalam pantauan. Akun-akun tersebut adalah akun TikTok bernama “Lesti Andriyani” dengan ID @lesti.andriyani67 serta akun “2026 TERPILIH” dengan ID @bangel496.

Secara tegas, pihak manajemen menyatakan tidak akan bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian materiil maupun transaksi yang terjadi akibat interaksi dengan akun-akun palsu itu.

“Apabila masyarakat menemukan adanya aktivitas serupa atau hal-hal yang patut diduga sebagai tindakan penipuan, mohon untuk mengabaikan, dan tidak memberikan data pribadi apa pun, serta melaporkannya kepada pihak yang berwajib,” tutup pernyataan itu.

Artikel terkait

Rekomendasi