Manajemen Liverpool FC menggelar diskusi internal mendalam untuk mengevaluasi masa depan manajer Arne Slot menjelang laga pamungkas Premier League pada Sabtu, 23 Mei 2026. Langkah krusial ini diambil oleh pemilik klub setelah rentetan hasil mengecewakan yang membuat sang juara bertahan gagal mempertahankan gelar dan mencatat rekor kekalahan buruk.
Dilansir dari TEAMtalk, Fenway Sports Group selaku pemilik klub merasa alarm tanda bahaya telah berbunyi menyusul kekalahan ke-19 Liverpool di semua kompetisi musim ini setelah tumbang 4-2 dari Aston Villa. Jumlah kekalahan tersebut menjadi yang tertinggi bagi klub pada abad ini, mendekati rekor buruk 20 kekalahan pada musim 1992/1993.
Petinggi sepak bola Liverpool, Michael Edwards dan Richard Hughes, kini terus mengkaji situasi dan membahas skenario masa depan, termasuk mempersiapkan empat nama pengganti potensial jika pemecatan dilakukan. Salah satu kandidat kuat yang dibahas adalah manajer Bournemouth, Andoni Iraola, yang kontraknya akan habis akhir musim ini.
Berdasarkan data taktis dari Foot Mercato via Football Today, Bournemouth di bawah asuhan Iraola memiliki gaya agresif dengan rata-rata progres bola ke depan mencapai 1,96 meter per detik. Catatan tersebut merupakan yang tercepat di Premier League musim ini, ditambah peringkat kelima untuk urusan intensitas memotong bola di lini depan.
Kondisi internal semakin memanas setelah penyerang utama Mohamed Salah melontarkan kritik terbuka di media sosial mengenai arah taktis klub yang dinilai kehilangan identitas menyerang agresif.
"I have witnessed this club go from doubters to believers, and from believers to champions. It took hard work and I always did everything I could to help the club get there. Nothing makes me prouder than that. Us crumbling to yet another defeat this season was very painful and not what our fans deserve. I want to see Liverpool go back to being the heavy metal attacking team that opponents fear and back to being a team that wins trophies. That is the football I know how to play and that is the identity that needs to be recovered and kept for good. It cannot be negotiable and everyone that joins this club should adapt to it. Winning some games here and there is not what Liverpool should be about. All teams win games. Liverpool will always be a club that means a great deal to me and to my family. I want to see it succeed for long after I have moved on. As I’ve always said, qualifying to next season’s Champions League is the bare minimum and I will do everything I can to make that happen." kata Mohamed Salah, Penyerang Liverpool.
Kritik tajam dari pemain asal Mesir tersebut memicu reaksi keras dari mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, yang menilai tindakan tersebut mengganggu keharmonisan tim.
"I said earlier in the season he’s trying to get the manager sacked. Now, whether people agree with me or not, I’ve been proven by him coming out and doing it again. This idea he’s doing it for Liverpool FC, he’s not, he’s just Salah FC who plays for liverpool." ujar Jamie Carragher, Pengamat Sepak Bola.
Di sisi lain, jurnalis senior The Athletic, James Pearce, melaporkan bahwa posisi resmi Liverpool saat ini masih belum berubah dan tetap memberikan dukungan kepada Slot untuk menyelesaikan musim.
Pihak klub menegaskan bahwa penilaian menyeluruh secara formal baru akan dilaksanakan setelah pertandingan terakhir melawan Brentford di Anfield.