Manchester City Bangun Patung Pep Guardiola di Stadion Etihad

Manchester City Bangun Patung Pep Guardiola di Stadion Etihad

Manchester City mengumumkan rencana pembuatan patung Joseph "Pep" Guardiola di area utara Stadion Etihad sebagai penghormatan atas dedikasi satu dekade sang manajer yang memutuskan mundur pada akhir musim 2025/2026 ini.

Keputusan arsitek asal Spanyol tersebut untuk menyudahi masa baktinya menyisakan kontrak satu tahun hingga musim panas 2027. Selain mendirikan patung, manajemen klub juga resmi mengubah nama Tribun Utara Stadion Etihad menjadi Tribun Pep Guardiola atas kontribusi 20 trofi yang diraihnya.

Pemberian fasilitas patung ini menempatkan Guardiola sebagai sosok keempat yang menerima penghargaan serupa dari Manchester City setelah tiga mantan pemain legendaris lainnya, yakni Vincent Kompany, David Silva, dan Sergio "Kun" Aguero.

Pemilik Klub Manchester City Sheikh Mansour menegaskan komitmen jangka panjang organisasi untuk selalu mempertahankan individu-individu berprestasi tertinggi demi menjaga standar DNA klub.

"Saya mengatakan bahwa Manchester City harus memiliki orang-orang terbaik, baik di dalam dan di luar lapangan. Selama sepuluh tahun Pep telah menjadi personifikasi dari ambisi itu," kata Sheikh Mansour dikutip dari laman resmi Manchester City.

Pihak manajemen juga menilai pencapaian luar biasa sang pelatih telah mengubah cara pandang tim dalam meraih kesuksesan jangka panjang.

"Dia telah membuat jejak tak terhapus pada DNA klub. Salah satu tanggung jawab besar dari bagaimana ia memperoleh kemenangan dan membawa klub mengangkat banyak piala," ujar Sheikh Mansour.

Di samping perayaan bagi sang manajer, pertandingan kandang terakhir melawan Aston Villa pada Minggu pukul 22.00 WIB juga menjadi momen perpisahan bagi dua pemain pilar, John Stones dan Bernardo Silva, yang akan dilepas melalui barisan kehormatan dan sesi wawancara di lapangan Etihad.

Klub telah menyiapkan program pertandingan edisi khusus bolak-balik setebal 84 halaman seharga £10 serta merencanakan parade bus atap terbuka pada Senin, 25 Mei 2026, yang dilanjutkan dengan acara perayaan bertajuk 'The After Party' di Co-op Live.

Terkait keputusan mundurnya, Guardiola mengungkapkan bahwa ia menerima pesan perpisahan dari manajer legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, yang dahulu sempat menjuluki City sebagai tetangga yang berisik pada tahun 2009.

"Sir Alex kirim pesan suara, tapi saya kesulitan dengan aksen Scottish," terangnya sembari tertawa dilansir dari BBC.

Meskipun belum sempat membalas pesan tersebut, Guardiola mengaku sangat menghormati apresiasi yang diberikan oleh figur paling sukses di kompetisi tertinggi sepak bola Inggris tersebut.

"Saya belum balas, tapi saya akan menelpon dia nanti setelahnya. Dia mengucapkan selamat atas pencapaian saya dan itu sangat berarti besar. Dia adalah manajer terbaik di negara ini dan saya senang dia menyaksikan tim kami," paparnya.

Mantan pelatih Barcelona itu juga merefleksikan perubahan status Manchester City setelah berhasil meraih enam gelar Premier League, empat titel beruntun, serta satu trofi Liga Champions dalam sepuluh tahun terakhir.

"Saya yakin Sir Alex tidak akan menyebut kami tetangga yang berisik lagi. Kami hanya tetangga," tutup Guardiola.

Artikel terkait

Rekomendasi