Manchester City bersiap menghadapi laga tandang krusial melawan Bournemouth di Stadion Vitality pada Selasa, 19 Mei 2026, demi menjaga peluang menjuarai Premier League.
Pertandingan penentu ini diprediksi berjalan sengit karena Bournemouth asuhan Andoni Iraola sedang berada dalam tren positif berupa 16 laga tidak terkalahkan di liga dan tengah berjuang menembus kompetisi Eropa.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memperingatkan skuadnya bahwa menghadapi Bournemouth yang memiliki waktu persiapan sepuluh hari akan terasa sangat sulit akibat intensitas permainan mereka.
"I often use it as an analogy for how difficult it is" kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Guardiola menjelaskan bahwa Bournemouth merupakan tim yang tidak memberikan kesempatan bagi lawan untuk bernapas di lapangan.
"They don’t let you breathe. When a team is so intense, always when fatigue comes due to the amount of games, they can reduce this tempo a little bit, but with 10 days to prepare, I expect an intense team." ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Manchester City saat ini membutuhkan kemenangan di dua laga tersisa, termasuk melawan Aston Villa di pekan terakhir, sambil mengharapkan hasil buruk dari pesaing mereka, Arsenal.
"I wouldn’t say Aston Villa is easy – in fact completely the opposite – but we would love it if on Sunday our people can come at 3pm and maybe what happens at Selhurst Park will be nice" tutur Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Guardiola juga menanggapi kabar mengenai rencana penamaan tribune utara Stadion Etihad yang diperluas dengan nama dirinya setelah meraih trofi mayor ke-17 bersama City.
"They don’t have to do anything" ucap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Ia menegaskan bahwa yang terpenting bagi dirinya kelak adalah kenangan manis masa lalu saat sudah beranjak tua.
"The important thing is when you are an old grandfather, you can laugh at the memories." kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Di kubu tuan rumah, pertandingan ini sekaligus menjadi laga kandang terakhir bagi manajer Andoni Iraola yang kontraknya akan habis pada akhir musim nanti.
"It would be the best way to finish these amazing three seasons" kata Andoni Iraola, Manajer Bournemouth.
Iraola menambahkan bahwa musim ini berjalan sangat menantang baginya karena melakukan banyak perubahan gaya bermain di dalam tim.
"Especially this year, it has been really challenging for me as a coach because we've changed the team a lot and we've changed, not completely our style, but it's a different type of football comparing to last season." cetus Andoni Iraola, Manajer Bournemouth.
Bournemouth hanya membutuhkan satu poin lagi dari dua laga tersisa untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa pertama sepanjang sejarah klub.
"It would be the best way to end it." jelas Andoni Iraola, Manajer Bournemouth.
Meskipun demikian, Iraola sadar bahwa tantangan untuk benar-benar mengamankan tiket tersebut tidak akan berjalan dengan mudah.
"We are really close, but there is a big difference between being really close and getting it and grabbing it" tambah Andoni Iraola, Manajer Bournemouth.
Laga ini juga menjadi momen emosional bagi penyerang Manchester City, Antoine Semenyo, yang baru pindah dari Bournemouth pada bursa transfer Januari lalu.
"I was the problem" canda Antoine Semenyo, Pemain Manchester City.
Semenyo memuji performa mantan timnya dan memprediksi pertandingan reuni di Stadion Vitality ini akan berjalan sangat berat.
"It’s going to be tough" aku Antoine Semenyo, Pemain Manchester City.
Semenyo menambahkan bahwa motivasi tinggi Bournemouth untuk lolos ke Eropa akan membuat jalannya pertandingan menjadi menyulitkan bagi City.
"They’ve got something to fight for, so they’re going to make it difficult." sambung Antoine Semenyo, Pemain Manchester City.
Pemain asal Ghana tersebut mengungkapkan dirinya masih terus menjalin komunikasi dengan para pemain Bournemouth menjelang laga ini.
"I still speak to them every day, to be honest" ungkap Antoine Semenyo, Pemain Manchester City.
Ia menyebut rekan-rekannya di Bournemouth sering melontarkan candaan dan ancaman taktik menjelang duel di lapangan.
"They’ve been giving me a lot of stick, saying they’re going to kick me and all that, but it’ll be good to see them." kata Antoine Semenyo, Pemain Manchester City.
Semenyo menegaskan dirinya tidak merasa canggung untuk kembali dan tetap fokus menargetkan kemenangan bagi Manchester City.
"It won’t be weird going back" lanjut Antoine Semenyo, Pemain Manchester City.
Semenyo menyambut tantangan ini dengan penuh rasa percaya diri demi membantu City merebut trofi juara.
"I’m looking forward to it… hopefully we win." pungkas Antoine Semenyo, Pemain Manchester City.