Manchester City wajib memenangi pertandingan tandang melawan AFC Bournemouth di Stadion Vitality pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB demi menjaga peluang juara Premier League tetap hidup. Persaingan gelar berpotensi runtuh sebelum pekan terakhir jika Manchester City yang berada di peringkat kedua gagal meraih poin penuh.
Arsenal saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin setelah menang tipis 1-0 atas Burnley di Stadion Emirates. Kondisi tersebut membuat Manchester City tidak memiliki ruang untuk tergelincir karena kekalahan atau hasil imbang akan langsung memastikan trofi jatuh ke tangan Arsenal.
Di sisi lain, Bournemouth yang dilatih oleh Andoni Iraola menempati posisi keenam dengan 55 poin dan membutuhkan satu angka lagi untuk mengunci tiket ke Liga Europa. Bournemouth juga berada dalam tren impresif dengan rekor tidak terkalahkan dalam 16 pertandingan terakhir di Premier League.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah memperpanjang perburuan gelar liga setelah sebelumnya berhasil menjuarai Piala FA dengan mengalahkan Chelsea melalui gol tunggal Antoine Semenyo.
"Kami ingin datang ke pertandingan terakhir musim ini dengan peluang menjadi juara," kata Guardiola dikutip laman klub melalui laporan Media Indonesia.
Pep Guardiola menambahkan bahwa tim lawan merupakan skuad luar biasa yang memiliki target tersendiri untuk mengamankan posisi di kompetisi Eropa musim depan.
"Untuk itu kami harus menang. Bournemouth tim yang luar biasa, mereka bermain untuk tiket Eropa dan tekanan mereka mungkin yang paling agresif di Liga Primer," lanjutnya.
Kondisi fisik para pemain Manchester City diakui tetap lelah setelah menjalani laga final Piala FA di Wembley, namun kemenangan tersebut diklaim memberikan dorongan mental yang besar.
"Rasa capeknya akan sama, tapi energinya akan berbeda," ujar Guardiola seperti dikutip dari Sky Sports melalui Jakarta Suaramerdeka.
Guardiola juga menyadari tantangan berat yang dihadapi timnya karena jadwal pertandingan yang padat menjelang laga penutup musim.
"(Bournemouth) bukan lawan terbaik bagi kami setelah pertandingan seperti hari Sabtu tapi, di saat bersamaan, dua pertandingan -- Selasa dan Minggu. Semuanya terbuka. Kami tahu persis apa yang harus kami lakukan dan kami akan mencobanya," kata Guardiola.
Manchester City berharap bisa terus memenangkan laga tersisa agar penentuan gelar juara Premier League dapat berlangsung hingga pertandingan terakhir melawan Aston Villa.
"Kami mencoba memperpanjang perburuan gelar. Satu-satunya peluang yang kami punya adalah memenangi pertandingan dan mencoba tiba di pertandingan terakhir melawan Villa dengan peluang yang masih terbuka," tutur Guardiola.
Sementara itu, pelatih Bournemouth Andoni Iraola menegaskan kesiapan skuadnya yang berada dalam kondisi bagus tanpa kendala cedera untuk menyulitkan langkah Manchester City.
"Kami sudah dekat (Liga Europa), tetapi belum mendapatkannya. Kami membutuhkan satu poin lagi, tetapi itu tidak akan mudah," kata Iraola yang dikutip dari BBC melalui Detikcom.
Iraola menyebut lawannya sedang berada dalam performa terbaik setelah mengangkat trofi juara, namun Bournemouth tetap menantikan laga krusial tersebut.
"City sedang dalam performa bagus setelah meraih trofi, mereka juga berjuang untuk liga, tetapi kami siap. Kami dalam kondisi bagus, kami tidak mengalami cedera. Kami menantikan pertandingan besok," tegasnya.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyatakan dukungan penuh bagi Bournemouth agar bisa meraih hasil positif yang dapat membantu Arsenal mengunci takhta juara liga.
"The biggest ever." kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal kepada media hayters.com sebagaimana dilansir Asatunews.
Arteta memberikan dukungannya kepada seluruh elemen tim Bournemouth yang dipimpin oleh rekan masa kecilnya tersebut.
"Of Andoni (Iraola) and all the players and all the people that are supporters of Bournemouth." tambah Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Menurutnya, seluruh pihak yang mendukung Arsenal akan mengharapkan hasil menguntungkan dari laga di markas Bournemouth.
"I think we all are because we know what that means if tomorrow they get a result for us." lanjut Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Arteta kemudian mengapresiasi mentalitas skuad Arsenal yang mampu bersaing ketat di jalur juara meski kehilangan banyak pemain akibat cedera panjang.
"I think we forget the amount of players that we have missed for a long, long period this season that are exceptional." ujar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Baginya, posisi Arsenal saat ini merupakan bukti ketangguhan pola pikir dan kerja keras seluruh tim melewati berbagai hambatan.
"That’s the merit I think of this team, that regardless of that, look where we are. We are one game away from winning the Premier League with everything that we’ve been through and that shows how strong the mindset and the team is." tutur Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Keputusan menurunkan Kai Havertz sebagai starter dinilai tepat karena mampu memecah kebuntuan lini pertahanan Burnley yang tampil solid.
"I had a feeling that he had to start and in the way that they set up I think he could be really difficult to handle and he’s shown that." sebut Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Mengenai rencana menyaksikan pertandingan rivalnya di televisi, Arteta mengaku tidak tahu seberapa lama ia akan sanggup menonton di bawah tekanan.
"I don't know how long I'm going to watch it." aku Mikel Arteta, Manajer Arsenal kepada uk.sports.yahoo.com.
Arteta memastikan akan memantau pertandingan dari rumah bersama keluarganya tanpa ada agenda nonton bareng dengan staf atau pemain Arsenal.
"I will be there in front of the TV. But I don't know how much I'm going to be able to watch, I think that's the reality." jelas Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Ia pun memilih menghabiskan malam pertandingan dengan suasana santai di rumah.
"I'm planning to watch it with my family and again I don't know for how long." papar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Terkait spekulasi pengiriman pesan khusus kepada Iraola, Arteta menganggap hal itu tidak diperlukan karena motivasi internal Bournemouth sudah sangat tinggi.
"I don't think it's needed." ucap Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Arteta sangat menghormati transformasi besar yang dibawa Iraola bagi Bournemouth serta daya juang kompetisi Premier League.
"What he's done in that football club, the transformation, and what they are playing for, I don't think they need anything else." urai Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Ia berkaca pada performa Burnley yang tetap menyulitkan Arsenal meskipun status mereka telah dipastikan terdegradasi.
"When you look at how Burnley played today, the spirit that they showed, how difficult they made it - imagine tomorrow." tukas Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Arteta mengevaluasi jalannya laga melawan Burnley di mana para pendukung tuan rumah harus melewati masa perpanjangan waktu yang menegangkan.
"We knew it was going to be tough especially when we didn’t close the game out in the first half with the chances that we have." ungkap Mikel Arteta, Manajer Arsenal kepada nbcsports.com.
Meski gagal mencetak gol tambahan, Arteta memuji organisasi lini pertahanan skuad The Gunners yang tampil solid menghalau serangan lawan.
"We didn’t concede anything but in the Premier League, anything can get you, you never know. ... “That’s one of the abilities of this team — If we’re not able to make two or three goals, we certainly can make it difficult for opponents to score.”" rinci Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Arteta menegaskan kualitas tim asuhan Vincent Kompany tetap wajib diwaspadai terlepas dari posisi mereka di klasemen.
"It’s never going to be easy especially with the quality this Premier League has. Burnley are going to be relegated but they are a top team with a good coach. That’s the beauty of this league." nilai Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Mengenai insiden Kai Havertz yang sempat lolos dari hukuman kartu merah, Arteta menganggap hal tersebut merupakan dinamika biasa dalam pertandingan.
"Look at every action this season and we’re not going to get anything we don't deserve." tanggap Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Setelah meraih kemenangan penting atas Burnley, pelatih asal Spanyol tersebut mengaku hanya ingin menikmati momen keberhasilan timnya sebelum fokus ke laga berikutnya.
"I don't know yet. I just want to enjoy tonight. Tomorrow we’ll see." cetus Mikel Arteta, Manajer Arsenal.
Fokus utama Arsenal selanjutnya adalah mempersiapkan taktik terbaik jelang pertandingan pamungkas musim ini melawan Crystal Palace.