Manajer Manchester City Pep Guardiola menyoroti ketangguhan lini pertahanan Bournemouth menjelang laga tandang krusial di Stadion Vitality pada Rabu (20/5/2026) pukul 02.00 WIB. Pertandingan pekan ke-37 ini menjadi penentu bagi The Citizens yang wajib mematahkan rekor apik tuan rumah demi mempertahankan asa juara Premier League.
Klub berjuluk The Cherries tersebut saat ini menempati peringkat keenam klasemen dengan torehan 55 poin untuk mengincar tiket kompetisi Eropa. Tim asuhan Andoni Iraola tersebut tercatat belum terkalahkan dalam waktu normal pada 17 pertandingan beruntun sejak bulan Januari 2026.
Kondisi kontras dihadapi Manchester City yang berada di posisi kedua dan tertinggal dari Arsenal dalam perebutan trofi. Skuad Manchester Biru berpotensi mengawali laga dengan selisih lima poin jika sang rival utama berhasil mengalahkan Burnley pada pertandingan yang digelar sehari sebelumnya.
Rentetan hasil positif dari Bournemouth mendapat perhatian khusus dan pujian dari sang manajer Manchester City.
"Ini kompetisi yang berbeda tetapi tentu saja lebih baik melakukan perjalanan ke Bournemouth dengan perasaan bahwa kami telah memenangi Piala FA ketimbang sebaliknya," ujar Guardiola pada Senin (18/5), dikutip BBC.
Pelatih asal Spanyol tersebut mengagumi konsistensi yang ditunjukkan oleh kubu lawan meski lini belakang mereka sempat mengalami perombakan besar.
"Bournemouth tak terkalahkan dalam 17 pertandingan, jadi rekornya luar biasa. Musim ini lagi, apa yang telah mereka lakukan meski kehilangan tiga dari empat bek yang sukses musim lalu, dan mereka masih melakukannya lagi." kata Guardiola, dilansir dari BBC.
Situasi wajib menang ini menuntut Bernardo Silva dan kawan-kawan tampil tanpa kesalahan dalam dua laga tersisa musim ini. Hasil imbang atau kekalahan di markas Bournemouth dipastikan akan langsung membuat Arsenal mengunci gelar juara Liga Inggris.
"Satu-satunya kesempatan yang kami miliki (untuk memenangi Liga Inggris) adalah memenangkan pertandingan, jadi kami harus mematahkan rekor itu, jika tidak, semuanya akan berakhir," tegas Guardiola.