Manchester City menandai pertandingan terakhir mereka di Premier League musim 2025/26 dengan hasil minor. Tim asuhan Pep Guardiola ini dipaksa menyerah oleh Aston Villa dengan skor akhir 1-2, seperti dilansir dari Detik Sport.
Pertandingan langsung berjalan sengit sejak menit awal ketika Savinho mengirimkan umpan tarik ke area penalti. Bola kemudian mengarah kepada Tijjani Reijnders, namun eksekusi akhirnya masih belum menemui sasaran.
Peluang emas kembali didapatkan City melalui Bernardo Silva yang berhasil meloloskan diri dari penjagaan ketat lawan. Ia melepaskan tembakan jarak dekat, tetapi upaya tersebut mentah di kaki penjaga gawang Marco Bizot.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-23 setelah Manchester City berhasil mencetak gol pembuka. Berawal dari skema tendangan sudut yang diambil oleh Reijnders, bola sapuan bek Aston Villa langsung disambar dengan sepakan akurat Antoine Semenyo.
Memasuki babak kedua, Aston Villa langsung menyamakan kedudukan saat laga baru berjalan dua menit. Ollie Watkins sukses menggetarkan jala gawang tuan rumah memanfaatkan kegagalan lini belakang City dalam mengantisipasi situasi sepak pojok.
Tim tamu berbalik memimpin pada menit ke-63 berkat aksi gemilang Ollie Watkins yang menerima operan lambung. Setelah menggiring bola ke kotak penalti, ia berhasil mengecoh John Stones sebelum akhirnya menaklukkan James Trafford.
Wasit sempat meninjau ulang gol tersebut melalui Video Assistant Referee (VAR) karena adanya indikasi posisi offside. Namun, peninjauan tersebut menyatakan bahwa posisi sang penyerang sah dan gol tetap diberikan untuk Aston Villa.
Menjelang akhir laga pada menit ke-89, Phil Foden sempat mencetak gol setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Mateo Kovacic. Sial bagi City, wasit menganulir gol tersebut karena sang pemain dinilai sudah berdiri dalam posisi offside setelah dilakukan pengecekan VAR.