Manchester United Amankan Tiket Liga Champions Usai Tekuk Liverpool

Manchester United Amankan Tiket Liga Champions Usai Tekuk Liverpool

Manchester United resmi mengamankan tiket Liga Champions musim depan setelah menundukkan Liverpool dengan skor 3-2 di Stadion Old Trafford pada Senin (4/5) dini hari WIB. Dilansir dari Suara, hasil ini membuat Setan Merah mengoleksi 64 poin dan kembali ke kompetisi tertinggi Eropa setelah absen selama dua musim.

Kemenangan dramatis tuan rumah dipastikan melalui kontribusi gol dari Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Kobbie Mainoo. Keberhasilan ini juga memperpanjang catatan positif Michael Carrick yang telah membukukan 10 kemenangan dari 14 pertandingan serta mengumpulkan 32 poin sejak menggantikan posisi Ruben Amorim.

Pencapaian tersebut memicu diskusi antara dua mantan kapten klub, Roy Keane dan Gary Neville, mengenai efektivitas strategi yang diterapkan Carrick. Keane memberikan kritik terhadap penilaian publik yang dianggapnya terlalu berlebihan terhadap kualitas taktik sang manajer interim saat menghadapi rival bebuyutannya.

"Tim unggul 2-0 di babak pertama, kalah 0-1 di babak kedua, tapi Carrick dipuji karena perubahan taktik. Menurut saya itu berlebihan," kata Keane, mantan kapten Manchester United.

Legenda asal Irlandia itu menyoroti adanya masalah konsistensi di dalam skuad meski hasil akhir pertandingan berpihak pada mereka. Keane menyatakan bahwa meskipun produktivitas gol meningkat, performa awal tim di paruh kedua tetap menjadi catatan negatif yang harus diperhatikan manajemen.

"Mereka tampil campur aduk, ada bagus dan buruknya. Saya senang mereka mencetak tiga gol ke gawang tim besar, tapi cara mereka memulai babak kedua tetap mengkhawatirkan," ujar Keane.

Di sisi lain, Gary Neville memberikan pembelaan dengan menegaskan bahwa penyesuaian yang dilakukan Carrick merupakan faktor krusial bagi kebangkitan tim. Neville menilai tanpa adanya perubahan pendekatan taktis, Manchester United berisiko kehilangan poin penting dalam laga bertajuk Derby of England tersebut.

"Saya pikir mereka bisa kalah jika tetap memakai skema babak pertama," ujar Neville, mantan bek Manchester United.

Neville juga memandang Carrick sebagai kandidat kuat untuk menduduki kursi pelatih permanen pada musim 2026/2027 karena stabilitas yang mulai terbentuk. Namun, ia tetap memberikan catatan agar manajemen tetap memantau ketersediaan pelatih dengan rekam jejak internasional yang lebih mumpuni.

"Jika ada pelatih top dengan rekam jejak juara besar tersedia, Manchester United harus mengejarnya," kata Neville.

Artikel terkait

Rekomendasi