Upaya Manchester United untuk memperkuat sektor lini tengah kini mengarah pada Carlos Baleba sebagai opsi cadangan. Langkah ini diambil apabila rencana mendatangkan Sandro Tonali dari Newcastle United menemui jalan buntu akibat nilai transfer yang terlalu tinggi.
Sandro Tonali sebenarnya menjadi prioritas karena kualitas teknis, energi, dan konsistensinya dianggap mampu memberikan dinamika baru bagi skuad Setan Merah. Namun, Newcastle United dilaporkan enggan melepas gelandang timnas Italia tersebut yang diproyeksikan sebagai pilar jangka panjang klub.
The Magpies tidak tergiur dengan kekuatan finansial Manchester United dan dikabarkan siap mematok harga selangit. Selain itu, dilansir dari Bola, tim besutan Eddie Howe tersebut keberatan menyerahkan pemain andalannya kepada rival langsung di kompetisi Liga Inggris.
Situasi sulit dalam perburuan Tonali memaksa Manchester United mencari target yang lebih masuk akal di pasar transfer. Nama gelandang Brighton and Hove Albion, Carlos Baleba, kembali mencuat sebagai kandidat utama untuk didatangkan ke Old Trafford.
Ketertarikan klub terhadap pemain berusia 22 tahun ini sebenarnya bukan hal baru. Manchester United disebut-sebut telah mencapai kesepakatan personal dengan Baleba sejak Agustus 2025 lalu, dan tim pemantau bakat terus melakukan pengawasan intensif terhadap perkembangannya.
Baleba dipandang sebagai sosok yang tepat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Casemiro di pos gelandang bertahan. Pengalaman bermain di Liga Inggris menjadi nilai tambah tersendiri bagi United yang kini memprioritaskan pemain yang sudah beradaptasi dengan atmosfer kompetisi domestik.
Kendala Nilai Transfer dan Opsi Lain
Meski dianggap sebagai target realistis, United tetap harus merogoh kocek cukup dalam untuk mendapatkan tanda tangan Baleba. Mahar sebesar 80 juta poundsterling atau setara Rp 1,8 triliun dilaporkan menjadi banderol yang ditetapkan Brighton karena kontrak sang pemain masih tersisa hingga 2028.
Selain nama Baleba, manajemen Manchester United juga mengantongi beberapa nama pemain lain sebagai alternatif penguat lini tengah. Ederson dari Atalanta, Elliot Anderson yang kini membela Nottingham Forest, serta Adam Wharton dari Crystal Palace turut masuk dalam radar pemantauan klub.