Manajemen Manchester United dilaporkan aktif mencari pembeli untuk menjual penjaga gawang Andre Onana secara permanen menjelang bursa transfer musim panas 2026 setelah masa peminjamannya di klub Turki Trabzonspor berakhir.
Restrukturisasi lini pertahanan ini dilakukan seiring keberhasilan Senne Lammens mengamankan posisi sebagai kiper utama di bawah arahan pelatih Ruben Amorim. Menurut laporan ESPN dan Daily Mail, manajemen Setan Merah mematok nilai transfer sang pemain pada kisaran 45 juta hingga 50 juta euro.
"As the figure from Manchester United for the purchase of Andre Onana is in the range of €45m-€50m, our president has sincerely informed the community in line with Trabzonspor’s realities," ujar Zeyyat Kafkas, Wakil Presiden Trabzonspor.
Pihak Trabzonspor sendiri mengaku keberatan memenuhi nominal tersebut karena berada di luar jangkauan finansial klub, meski sempat mengajukan proposal perpanjangan peminjaman selama satu musim penuh.
"I don’t think this information affected Onana at all. Because Onana’s thinking is that if it’s not England, he wants to continue at a club in Europe," kata Zeyyat Kafkas, Wakil Presiden Trabzonspor.
Kiper asal Kamerun itu sebenarnya memberikan perpisahan manis dengan menyumbang trofi Piala Turki setelah mengalahkan Konyaspor 2-1 pada laga final, Sabtu (23/5/2026) dini hari WIB. Onana yang terikat kontrak hingga 2028 tetap berniat mengikuti latihan pramusim di Manchester United mulai pertengahan Juli.
Langkah Onana untuk tetap berlatih didorong oleh absennya Senne Lammens dan Altay Bayindir yang harus berlaga di Piala Dunia 2026. Namun, Manchester United menilai tidak logis mempertahankan kiper dengan gaji mencapai 120.000 hingga 170.000 poundsterling per pekan di bangku cadangan, terutama setelah klub memastikan tiket ke Liga Champions.
Selain rencana pelepasan Onana, pakar transfer Fabrizio Romano melaporkan bahwa kiper pelapis Altay Bayindir juga berpeluang meninggalkan Setan Merah pada musim panas ini akibat adanya minat dari klub Turki lainnya, Besiktas.