Mantan ART Mengaku Kabur dari Rumah Erin akibat Larangan Pulang

Mantan ART Mengaku Kabur dari Rumah Erin akibat Larangan Pulang

Mantan asisten rumah tangga bernama Nur membeberkan kronologi pelarian dirinya dari rumah sang majikan, Rien Wartia Trigina alias Erin, akibat tidak mendapatkan izin pulang untuk merawat ibunya yang sedang sakit kritis pada Rabu, 3 Juni 2026, seperti dilansir dari Medcom.

Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Erin kini memasuki babak baru setelah Nur memberikan kesaksian mengenai alasannya nekat memanjat pagar tinggi rumah tersebut. Penolakan izin dari pihak majikan menjadi pemicu utama Nur mengambil langkah berisiko demi menemui orang tuanya.

Nur menjelaskan bahwa dirinya sudah mencoba meminta izin secara baik-baik kepada majikannya sebelum memutuskan untuk melarikan diri.

"Pas awal-awal kayak nggak nyangka saja bisa kabur, bisa keluar dari sana, karena saya sudah berusaha buat baik-baik. Sudah bilang, izin baik-baik," ujar Nur.

Keinginan Nur untuk meninggalkan rumah tersebut semakin kuat setelah ia menerima kabar bahwa kondisi kesehatan ibunya terus memburuk. Namun, Erin tetap melarang Nur untuk pulang dengan alasan bahwa belum ada asisten rumah tangga pengganti yang siap bekerja di rumah tersebut.

"Kata ibu 'Kalau mau keluar baik-baik', tapi ternyata susah juga. Mana orang tua makin parah sakitnya jadi saya terpaksa kabur," tutur Nur.

Pihak majikan bersikeras agar Nur tetap tinggal sampai pekerja pengganti tiba, yang kemudian memicu tindakan nekat dari sang asisten rumah tangga.

"Sebelumnya sudah bilang mau baik-baik keluar dari sana, tapi ibu nggak izinin. Jadi harus menunggu ada pengganti, makanya saya kabur," lanjut Nur.

Aksi memanjat pagar yang dilakukan Nur sempat menimbulkan kepanikan pada suaminya yang mengkhawatirkan keselamatan sang istri. Meski demikian, Nur tetap bertekad bulat karena merasa tertekan dan ingin segera melihat kondisi ibunya secara langsung.

"Alhamdulillah sekarang (orang tua) sudah mendingan, kemarin juga sudah menengok. Katanya, ya sudah enggak apa-apa yang penting saya selamat, enggak apa-apa baju dan barang-barang saya tertinggal di sana enggak dibawa juga," jelas Nur.

Di sisi lain, proses hukum terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga ini masih terus diselidiki secara intensif oleh pihak kepolisian. Pihak Erin kini tengah menyiapkan langkah hukum guna membantah seluruh tuduhan penganiayaan yang disampaikan oleh mantan pekerjanya tersebut.

Sebagai bentuk perlawanan terhadap tudingan Nur, Erin dilaporkan telah menyerahkan sejumlah barang bukti kepada tim penyidik. Rekaman kamera pengawas (CCTV) di area rumah menjadi bukti otentik yang disiapkan pihak Erin untuk membuktikan bahwa tidak ada tindakan kekerasan fisik yang terjadi di kediamannya.

Artikel terkait

Rekomendasi