Marc Klok Absen Membela Persib Bandung Melawan Persijap Jepara

Marc Klok Absen Membela Persib Bandung Melawan Persijap Jepara

Persib Bandung dipastikan tidak akan diperkuat oleh kapten tim Marc Klok pada pertandingan terakhir penentuan juara Super League 2025-2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Ketidakhadiran gelandang berusia 33 tahun tersebut disebabkan oleh akumulasi kartu kuning setelah dirinya mengemas total tujuh kartu kuning sepanjang musim ini, sebagaimana dilansir dari Bola.

Hukuman kartu kuning terakhir yang diterima saat menghadapi PSM Makassar dinilai tidak adil oleh Marc Klok karena dirinya merasa hanya berniat mengambil bola di depan bangku cadangan lawan demi mempercepat permainan.

“Pertama-tama saya sedih tidak bisa main. Saya pikir kartu kuning yang saya dapat itu tidak fair di pertandingan terakhir. Saya cuman mau ambil bola, mereka teriak-teriak sangat tidak baik,” ungkap Klok.

Pemain naturalisasi tersebut langsung mengajukan langkah banding atas keputusan yang dikeluarkan oleh wasit asal Uzbekistan, Asker Nazhafaliev, dengan harapan hukuman kartu tersebut dapat diputihkan.

“Saya minta untuk banding keputusan ini. Saya sangat sedih, semoga bisa dihapus itu kartu kuning. Kalau tidak bisa ya, saya bersama tim,” katanya.

Meski tidak bisa turun bertanding, Marc Klok menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan dukungan moral penuh dari luar lapangan demi memastikan tim meraih poin maksimal.

“Motivasi, kerja sangat keras minggu ini, karena tugas belum selesai, kami saat ini masih punya satu pertandingan untuk diperjuangkan,” ucap Klok.

Skuat asuhan Persib Bandung diminta untuk tetap menjaga fokus dan tidak meremehkan kekuatan Persijap Jepara yang berpotensi menggagalkan pesta kemenangan mereka.

“Kami harus memberikan segalanya, 90 menit, jadi saya akan selalu bersama tim sepanjang pertandingan berdoa dan bekerja keras dan memotivasi,” ucapnya.

Klok juga mengingatkan rekan-rekan setimnya agar tidak bersikap jemawa atau terlalu percaya diri secara berlebihan menjelang laga krusial tersebut.

“Kita semua tahu situasi dan tidak ada ruang untuk menjadi terlalu percaya diri atau tidak ada ruang untuk menjadi sombong atau apa pun,” sebutnya.

Pertandingan penentuan ini tetap ditargetkan berakhir dengan kemenangan penuh tanpa memandang status atau reputasi tim lawan yang dihadapi.

“Kita hanya tahu bahwa kami harus menang, kalau itu melawan Persija atau melawan Borneo atau jika itu melawan Persijap, kita hanya harus menang.”

Manajemen dan pemain Persib Bandung kini memusatkan seluruh persiapan akhir menjelang laga yang dijadwalkan memulai sepak mula pada pukul 16.00 WIB tersebut.

“Begitulah cara kami bermain, dan begitulah cara kami bersiap, dan begitulah cara kami bertarung,” imbuhnya.

Artikel terkait

Rekomendasi