Pebalap Ducati Marc Marquez berhasil mengamankan posisi kelima dalam sesi Sprint Race MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello pada Sabtu (30/5). Pencapaian tersebut diraih di tengah proses pemulihan cedera saraf radial yang sempat membuatnya naik meja operasi beberapa waktu lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Hasil ini melampaui target awal Marquez yang semula hanya memperkirakan dirinya akan menyelesaikan balapan di tempat ketujuh. Meski mampu tampil kompetitif, juara dunia tujuh kali di kelas MotoGP tersebut memilih pendekatan realistis dan tidak memaksakan kondisi fisiknya sepanjang balapan.
Keterbatasan fisik akibat masa pemulihan diakui Marquez menjadi kendala utama saat harus mengendarai motor dalam durasi yang panjang.
"Saat kualifikasi, dalam satu putaran cepat saya bisa mengendarai motor dengan baik. Tapi keterbatasan terbesar saya terasa saat harus menjalani balapan atau melakukan banyak putaran beruntun karena energi saya terus menurun," kata Marquez.
Pebalap asal Spanyol itu kini mengalihkan fokus utamanya untuk mengembalikan kebugaran tubuh agar bisa tampil maksimal pada seri balapan berikutnya di Brno.
"Saya berharap saat balapan di Brno kondisi saya akan jauh lebih baik. Saya berharap dan saya ingin di Brno semuanya membaik," kata Marquez.
Hingga saat ini mantan pebalap Honda tersebut belum bisa memprediksi waktu pasti terkait kembalinya performa terbaik di atas lintasan.
"Tapi seperti apa 100 persen kemampuan saya saat ini? Saya tidak tahu," lanjut Marquez.
Proses pemulihan yang berliku membuat Marquez merasa dinamika membalap saat ini menjadi sebuah beban pekerjaan yang kurang dinikmati.
"Saat ini, cara saya mengendarai motor benar-benar terasa seperti pekerjaan. Saya tidak menikmati mengendarai motor dalam kondisi seperti sekarang."
Kendati demikian, kerja keras tetap dilakukan demi mengembalikan kenyamanan berkendara di masa mendatang.
"Tapi ini adalah kerja keras untuk memperbaiki diri demi masa depan, sehingga saya bisa kembali menikmati semuanya nanti," ujar Marquez.
Tantangan terbesar Marquez sekarang adalah mengontrol kecepatan yang dimilikinya agar dapat tampil konsisten di lintasan.
"Kecepatannya masih ada. Saya tahu cara mengendarai motor. Tapi ketika Anda punya kecepatan tanpa kontrol, Anda tidak bisa konsisten. Itulah yang harus kami perbaiki dalam satu bulan ke depan," tutup Marquez.