Klub Liga Prancis, Marseille, dilaporkan siap mendengarkan tawaran dari klub lain yang berminat untuk memboyong pemain bintang mereka, Mason Greenwood. Seperti dilansir dari Medcom, pergerakan ini terjadi seiring performa impresif sang penyerang sepanjang musim ini.
Direktur olahraga anyar Marseille, Gregory Lorenzi, menyatakan bahwa pihak klub bakal melakukan evaluasi jika ada proposal resmi yang masuk. Kendati demikian, proses transfer ini tetap harus mempertimbangkan keinginan dari sang pemain sendiri.
Mantan penyerang Manchester United yang kini berusia 24 tahun itu tampil gemilang bersama Marseille dengan menorehkan 26 gol dan 11 assist. Catatan impresif tersebut dia kemas dalam 45 penampilan di seluruh kompetisi.
"Dia adalah salah satu pemain yang akan kami evaluasi. Jika ada kesempatan, kami mau tidak mau harus mempertimbangkannya," kata Lorenzi kepada L'Equipe.
"Tapi ada posisi klub dan ada juga posisi pemain. Ini juga bergantung pada kami untuk menentukan secara internal dan mencari solusi terbaik untuk semua pihak," ujar Lorenzi.
Salah satu tim yang menaruh minat besar untuk mendatangkan striker berkebangsaan Inggris tersebut adalah Tottenham Hotspur. Klub asal London itu memerlukan sosok penyerang baru yang dinilai memiliki ketajaman lebih baik daripada Richarlison dan Dominic Solanke.
Faktor lain yang membuat Tottenham kepincut adalah adaptasi taktik. Greenwood dinilai sudah sangat akrab dengan strategi yang diterapkan oleh Roberto De Zerbi lantaran keduanya pernah bekerja sama di skuap Marseille.
Perubahan Filosofi Transfer Marseille
Di sisi lain, manajemen Marseille tengah merencanakan perubahan besar dalam kebijakan perekrutan pemain mereka. Hasil penjualan pemain bintang nantinya bakal dialokasikan kembali untuk mendatangkan pilar baru yang selaras dengan nilai-nilai klub.
Lorenzi menegaskan pentingnya membangun identitas tim dan memberikan ruang bagi para pemain muda. Kebijakan ini diambil demi menjaga stabilitas serta investasi jangka panjang klub ke depan.
"Kami harus lebih inovatif ketika melakukan transfer. Saya memprioritaskan semangat kolektif dan kami akan mencari pemain yang bisa menciptakan hubungan dengan sesama dan punya identitas," kata Lorenzi.
"Kami menginginkan pemain yang mau berjuang di atas lapangan dan berhubungan baik dengan suporter, termasuk ketika berada di sesi latihan, dengan beberapa pemain muda untuk dikembangkan dan pada akhirnya kami berinvestasi dalam jangka panjang," ujar Lorenzi.