Pelatih Tim nasional Portugal Roberto Martinez resmi memanggil 27 pemain sementara untuk Piala Dunia 2026 termasuk sang kapten Cristiano Ronaldo yang bersiap memecahkan rekor penampilan keenamnya di turnamen akbar tersebut.
Pengumuman skuad yang dirilis melalui laman X resmi Federasi Sepak Bola Portugal pada Selasa waktu setempat memastikan penyerang Al Nassr FC berusia 41 tahun itu memimpin rekan-rekannya di Grup K bersama DR Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia.
Ronaldo yang telah mengoleksi 226 penampilan dan 143 gol untuk negaranya berpeluang menjadi pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia berbeda sejak 2006, bersaing dengan Lionel Messi dari Argentina dan Guillermo Ochoa dari Meksiko.
Dalam konferensi pers setelah pengumuman skuad, Martinez menegaskan bahwa penanganan kebugaran dan menit bermain bagi pemain veteran seperti Ronaldo akan disesuaikan secara fleksibel berdasarkan situasi turnamen internasional.
"Pengelolaannya dilakukan dengan sangat alami. Di Piala Dunia, tidak ada pola yang mengikuti klub atau usia. Semua orang fokus dan kami harus mengelola aktivitas sehari-hari dengan baik, itu saja," jelas Martinez kepada para wartawan sebagaimana dilansir dari Goal.com.
Arsitek tim asal Spanyol tersebut menilai kompetisi musim panas yang singkat memiliki karakteristik berbeda dengan kompetisi liga domestik sembilan bulan sehingga memerlukan taktik reaktif yang cepat.
"Kita bisa membicarakan banyak impian, tetapi kita hanya memiliki tiga pertandingan untuk memulai, itulah Piala Dunia kita. Dan kita perlu mengelola ketiga pertandingan tersebut dengan cara terbaik," tutur mantan pelatih timnas Belgia itu.
Martinez menambahkan bahwa modal utama timnya menghadapi turnamen di Amerika Utara ini adalah jalinan komunikasi intensif serta data psikologis yang dikumpulkan bersama skuad utama selama beberapa tahun terakhir.
"Kami sudah memiliki banyak informasi, kami berbicara tentang hampir 40 pertandingan bersama," kata Martinez.
Pelatih berusia 52 tahun itu memilih untuk tidak membawa penyerang muda FC Porto Rodrigo Mora dan memberikan slot lini depan kepada penyerang Real Sociedad Goncalo Guedes demi menyatukan talenta dengan pemain berpengalaman lain seperti Bruno Fernandes dan Bernardo Silva.
"Sekarang ini tentang mengelola tim selama Piala Dunia, sesuatu yang wajar," tambah Martinez.
Sembari mempersiapkan kekuatan tim, Martinez turut memetakan tantangan non-teknis yang menghadang anak asuhnya di benua Amerika nanti, mulai dari faktor cuaca ekstrem hingga perpindahan zona waktu yang melelahkan.
"Ada 48 tim yang berjuang, itu jumlah yang besar. Kita sedang membicarakan kompetisi yang tidak bisa semua orang tahu, kompetisi yang panjang. Kami harus mempersiapkan diri untuk tampil dalam keadaan apapun," papar Martinez seperti dilansir dari Reuters melalui Detikcom.
Menurut sang pelatih, turnamen edisi kali ini memiliki atmosfer dan hambatan geografi yang sangat kontras dengan kompetisi sepak bola reguler yang biasa dijalani para pilarnya di benua Eropa.
"Belum lagi ada kompleksitas bermain dengan zona waktu yang berbeda. Kemudian persoalan cuaca, panas, kelembapan, dan momen ketidakpastian jika badai datang," lanjut Martinez.
Selecao sendiri tercatat sudah sembilan kali lolos ke putaran final Piala Dunia dengan pencapaian terbaik meraih tempat ketiga pada edisi 1966 setelah mengalahkan Uni Soviet, sementara pada edisi terakhir di Qatar mereka terhenti di babak perempat final oleh Maroko.
"Ada banyak aspek yang sangat sangat akan berbeda dengan permainan yang biasa kami jalani di Eropa. Maka, pengalaman dalam skuad akan sangat dibutuhkan," tegas Martinez.
Eksperimen taktik dan manajemen emosi pemain di luar lapangan akan menjadi kunci utama Martinez dalam meramu strategi terbaik demi membawa Portugal melangkah lebih jauh dari pencapaian edisi sebelumnya.
"Kami sangat percaya pada komitmen dan bakat para pemain kami untuk melakukannya dengan baik," ucap Martinez memungkasi penjelasannya mengenai kesiapan tim.
Faktor non-teknis dan keberuntungan di lapangan diakui tetap memegang peranan penting bagi setiap kontestan dalam ketatnya persaingan perebutan trofi emas.
"Ada banyak rintangan di Piala Dunia. Termasuk, keberuntungan juga ada perannya," tutup Martinez.