Mason Mount Tolak Dijual Manchester United pada Bursa Transfer 2026

Mason Mount Tolak Dijual Manchester United pada Bursa Transfer 2026

Gelandang Mason Mount menyatakan komitmennya untuk tetap berseragam Manchester United dan menolak rencana kepindahan dari Old Trafford. Pemain berusia 27 tahun ini dikabarkan masih memiliki ambisi besar untuk membuktikan kualitasnya di bawah asuhan Setan Merah.

Seperti dilansir dari Detik Sport, manajemen Manchester United sebenarnya memiliki rencana untuk melepas Mount pada jendela transfer musim panas 2026. Namun, mantan pemain Chelsea tersebut secara tegas menolak opsi untuk hengkang ke klub lain.

Mount bergabung dengan Manchester United sejak musim panas 2023 dengan ikatan kontrak yang berlaku hingga Juni 2028. Selama masa baktinya, ia tercatat baru tampil sebanyak 70 kali di berbagai kompetisi dan menyumbangkan tujuh gol bagi tim.

Minimnya kontribusi sang pemain tidak lepas dari rentetan cedera yang membekapnya selama merumput di Manchester. Mount tercatat telah melewatkan 58 pertandingan akibat empat jenis cedera berbeda yang dialaminya secara bergantian.

Kini, Mount mengincar posisi reguler di lini tengah, terutama dengan adanya potensi kepergian Casemiro dari skuad. Ia menilai kekosongan di sektor gelandang tengah menjadi kesempatan besar untuk kembali unjuk gigi dan memberikan kontribusi maksimal.

Persaingan di lini tengah Setan Merah memang tergolong ketat mengingat posisi gelandang serang saat ini dikunci secara permanen oleh Bruno Fernandes. Mount sempat dicoba pada posisi penyerang sayap, namun sektor tersebut kini telah diisi oleh kehadiran Cunha dan Mbeumo.

Kembalinya Manchester United ke panggung Liga Champions musim depan membawa dampak signifikan pada sisi finansial para pemainnya. Gaji Mason Mount dilaporkan akan mengalami kenaikan menjadi 250 ribu Pounds per pekan atau setara dengan Rp 5,8 miliar.

Nilai bayaran tersebut menempatkan Mount sebagai salah satu penggawa dengan pendapatan tertinggi di dalam internal tim. Meskipun pihak klub diyakini bersedia membuka pintu negosiasi bagi tim Premier League lain yang berminat, sang pemain tetap memilih untuk memperjuangkan tempatnya.

Artikel terkait

Rekomendasi