Manajer tim nasional Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, memberikan tanggapan mengenai rumor yang menyebut dirinya masuk dalam radar AC Milan untuk menggantikan posisi Massimiliano Allegri. Pemecatan Allegri dilakukan manajemen klub setelah kegagalan menembus zona Liga Champions musim depan, seperti dilansir dari Detik Sport.
Kekalahan pada pekan pamungkas Serie A musim 2025/26 membuat Rossoneri terlempar ke peringkat kelima klasemen akhir Liga Italia. Kondisi tersebut memicu spekulasi bahwa AC Milan telah menginisiasi pembicaraan awal dengan perwakilan juru taktik asal Argentina itu.
Saat dimintai konfirmasi mengenai negosiasi langsung, Pochettino sempat melontarkan bantahan. Kendati demikian, mantan manajer Chelsea tersebut enggan memberikan kepastian perihal pertemuan antara pihak agennya dengan manajemen AC Milan.
"Mungkin saja, karena mereka harus menjalankan tugasnya," ujar Pochettino.
Pernyataan tersebut ia sampaikan di tengah persiapan memimpin timnas Amerika Serikat menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Kontrak kerja Pochettino bersama tim nasional negara tersebut dijadwalkan berakhir tepat setelah kompetisi akbar itu selesai.
"Kalau saya bertemu seseorang, apa yang terjadi? Apa yang akan berubah kalau saya bertemu seseorang?" lanjut Pochettino.
Pochettino, yang terakhir kali menangani klub saat melatih Chelsea pada musim 2023/24, menganggap komunikasi yang dilakukan oleh agennya merupakan hal yang lumrah dalam dunia sepak bola profesional.
"Kami punya teman di mana-mana dan perwakilan saya bekerja untuk saya mencoba menemukan peluang terbaik untuk masa depan. Itu wajar," kata Pochettino.