Mauro Zijlstra Kembali Perkuat Persija Jakarta Usai Pulih dari Cedera Hamstring

Mauro Zijlstra Kembali Perkuat Persija Jakarta Usai Pulih dari Cedera Hamstring

Striker keturunan Indonesia asal Belanda, Mauro Zijlstra, resmi kembali memperkuat Persija Jakarta setelah sempat menepi akibat cedera hamstring yang cukup panjang. Kembalinya penyerang bertinggi 1,88 meter ini menjadi kabar baik untuk lini serang Macan Kemayoran.

Dilansir dari Suara, pulihnya Zijlstra juga memberikan angin segar bagi pelatih John Herdman yang tengah mempersiapkan Timnas Indonesia untuk menghadapi Piala AFF 2026 serta agenda FIFA Matchday pada Juni mendatang.

Kehadiran pemain berusia 21 tahun tersebut di skuad Garuda diyakini akan menambah variasi taktik serta mempertajam lini depan dalam menghadapi kompetisi internasional.

Zijlstra langsung dipercaya oleh pelatih Mauricio Souza untuk tampil sebagai starter saat Persija Jakarta bertandang ke markas Persik Kediri. Laga pekan ke-33 BRI Super League di Stadion Brawijaya pada Jumat (16/5/2026) itu menjadi momen emosional baginya.

Sebelumnya, sang penyerang harus absen selama hampir tiga bulan untuk memulihkan cederanya. Laga terakhir yang ia mainkan adalah saat Persija bersua PSM Makassar pada 20 Februari 2026, sebelum cedera tersebut sempat kambuh kembali setelah membela Timnas Indonesia di ajang FIFA Series Maret lalu.

"Senang bisa bermain untuk Persija lagi setelah tiga bulan dan kembali meraih tiga poin," ujar Zijlstra usai pertandingan.

Pantauan Kondisi Fisik oleh Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menjelaskan bahwa kondisi fisik Zijlstra saat ini belum mencapai tingkat maksimal seperti sebelum mengalami cedera. Menurutnya, sang pemain masih memerlukan waktu untuk mengembalikan ritme serta ketajamannya.

"Sayangnya, ia mengalami cedera sebelum bergabung dengan tim nasional, lalu kembali cedera saat bersama tim nasional," ungkap Mauricio Souza.

"Jadi, ia praktis baru menjalani latihan penuh selama sekitar satu setengah hingga dua minggu," lanjutnya.

Meskipun performa fisiknya belum optimal, arsitek taktik asal Brasil tersebut tetap memberikan apresiasi terhadap kecerdasan bermain yang ditunjukkan oleh Zijlstra di area pertahanan lawan.

"Namun, ia adalah pemain yang cerdas dan punya kehadiran kuat di dalam kotak penalti," kata Mauricio.

"Jika kondisi fisiknya terus meningkat dan kebugarannya kembali maksimal, saya yakin ia bisa menjadi pemain hebat," tambahnya.

Opsi Penyerang Baru Timnas Indonesia

Perkembangan kebugaran Zijlstra diprediksi akan terus dipantau secara ketat oleh John Herdman menjelang pemusatan latihan Timnas Indonesia. Karakteristik sang pemain dinilai cocok untuk mengisi kebutuhan ujung tombak skuad Garuda.

Postur tubuh yang tinggi serta keunggulan dalam duel udara membuat Zijlstra menjadi opsi target man yang selama ini jarang dimiliki Timnas Indonesia. Gaya bermain tersebut sangat selaras dengan sistem permainan intensitas tinggi di sepertiga akhir lapangan yang diterapkan Herdman.

Zijlstra sendiri sudah membuktikan kualitasnya dengan mencetak gol ke gawang St. Kitts and Nevis pada turnamen FIFA Series sebelumnya. Ajang Piala AFF 2026 mendatang bakal menjadi momentum penting bagi sang striker untuk membuktikan kualitasnya secara penuh.

Artikel terkait

Rekomendasi