Rencana penambahan amunisi naturalisasi untuk lini serang Timnas Indonesia mendapatkan respons positif dari penyerang Persija Jakarta, Mauro Zijlstra. Pemain muda tersebut menegaskan kesiapannya untuk bersaing secara sehat dengan para calon penyerang baru skuad Garuda.
Langkah mendatangkan pemain keturunan ini merupakan strategi PSSI untuk mendongkrak kualitas tim menjelang berbagai agenda besar. Seperti dikutip dari Bola, federasi sepak bola Indonesia kabarnya membidik lima pemain naturalisasi tambahan atas permintaan langsung pelatih John Herdman yang telah disetujui Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Kehadiran para pemain baru ini diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam menghadapi FIFA Matchday Juni, ASEAN Championship 2026, serta babak grup Piala Asia 2027. Skuad Garuda memerlukan kedalaman tim yang matang demi menghadapi persaingan ketat melawan Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F Piala Asia 2027.
Kabar mengenai nama-nama calon pilar baru sempat dibocorkan oleh Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, pada Kamis (14/5/2026). PSSI disebut tengah memproses naturalisasi dua penyerang muda potensial, yakni Luke Vickery dari Macarthur FC dan Mitchell Baker.
Menanggapi masuknya nama-nama baru yang mengancam posisinya, Mauro Zijlstra justru memberikan dukungan penuh. Penyerang berusia 21 tahun tersebut menilai kebijakan naturalisasi sangat wajar dilakukan demi kemajuan prestasi tim nasional.
"Tentu saja, jika mereka bisa membantu tim, itu bagus. Jadi bagi saya, naturalisasi, asalkan itu membantu tim, tidak ada masalah," kata penyerang 21 tahun kepada KOMPAS.com usai laga Super League Persik Kediri vs Persija di Stadion Brawijaya, Sabtu (16/5/2026).
"Saya belum tahu kualitasnya (pemain baru tersebut) tapi kita lihat saja nanti. Dan jika memang bagus, maka saya ikut senang," jelasnya.
Mantan pemain FC Volendam ini sama sekali tidak merasa terancam dengan kehadiran Luke Vickery maupun Mitchell Baker yang menempati posisi serupa dengannya. Mauro menegaskan bahwa persaingan memperebutkan tempat utama merupakan hal lumrah yang justru berdampak positif bagi kariernya.
"Tuntunya tidak. Anda akan selalu menghadapi persaingan di sini (klub) dan juga di tim nasional. Bagi saya itu tidak masalah," kata Mauro.
"Saya ingin terus mengembangkan diri saya, menjadi lebih baik setiap saat, dan mencetak gol."
"Dia akan membuat saya menjadi lebih baik. Pemain lain juga membuat saya menjadi lebih baik di sini (Persija)," tutur dia.
Kondisi fisik Mauro Zijlstra sendiri saat ini baru saja pulih pasca-cedera panjang yang sempat membekapnya. Dia kembali merumput selama 55 menit saat membela Persija Jakarta yang menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (16/5/2026).