Anggota grup TVXQ, Max Changmin, menyalurkan donasi sebesar 55 juta KRW melalui Samsung Medical Center untuk membantu biaya pengobatan anak-anak dari keluarga kurang mampu tepat pada peringatan Hari Anak, Selasa, 5 Mei 2026.
Penyaluran dana bantuan tersebut ditujukan bagi pasien anak dan remaja yang sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit. Aksi filantropi ini dilakukan bertepatan dengan momen peringatan Hari Bidan Internasional yang juga dirayakan secara global setiap tanggal 5 Mei untuk menghargai peran tenaga kesehatan tersebut.
Max Changmin menjelaskan bahwa motivasi pemberian bantuan ini adalah untuk memberikan semangat kepada pasien anak yang tidak bisa merayakan hari spesial mereka di luar rumah sakit.
"Saya ingin memberikan sedikit kekuatan kepada anak-anak yang menghabiskan waktu sulit di ruang rumah sakit saat merayakan Hari Anak, hari di mana setiap anak di dunia seharusnya merasa bahagia," ujar Max Changmin, Anggota TVXQ.
Penyanyi legendaris tersebut juga menyampaikan harapannya agar anak-anak yang sedang sakit dapat segera pulih dan kembali mengejar cita-cita mereka tanpa hambatan fisik.
"Saya mendukung masa depan di mana anak-anak dapat mendapatkan kembali senyum cerah dan sehat mereka serta bebas mengejar impian berharga mereka," kata Max Changmin, Anggota TVXQ.
Berdasarkan catatan WowKeren, aksi sosial ini bukan yang pertama bagi Max Changmin karena ia sebelumnya telah mendonasikan 50 juta KRW pada Desember 2025 untuk tujuan serupa. Ia merupakan bagian dari 'Green Noble Club' dan pernah menyumbangkan seluruh honorariumnya dari acara 'Global Donation Show Again W' melalui Good Neighbors pada Maret 2024.
Di sisi lain, tanggal 5 Mei juga diperingati sebagai Hari Bidan Internasional yang diprakarsai oleh International Confederation of Midwives (ICM). Melansir laporan RRI, peringatan ini pertama kali digagas pada 1987 di Belanda dan mulai diresmikan secara global sejak tahun 1992.
Tujuan utama peringatan Hari Bidan Internasional meliputi peningkatan pemahaman peran bidan dalam sistem kesehatan dan apresiasi atas kontribusi mereka menekan angka kematian ibu dan bayi. Selain itu, momen ini menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai kesehatan reproduksi serta dorongan bagi pemerintah untuk memperkuat layanan kebidanan yang berkualitas.