Gelandang muda Arsenal, Max Dowman, mengukir sejarah baru sebagai starter termuda dalam sejarah Premier League saat diturunkan sejak menit awal melawan Crystal Palace pada Minggu, 24 Mei 2026.
Dilansir dari Goal.com, pemain berusia 16 tahun 144 hari tersebut melampaui rekor Jose Baxter bersama Everton pada 2008 yang mencatatkan starter pertama di usia 16 tahun 198 hari.
Penampilan di Selhurst Park ini menjadi laga kelima Dowman di kompetisi domestik sekaligus memastikan dirinya berhak atas medali juara Premier League setelah Arsenal dipastikan mengunci gelar juara musim 2025-2026 sejak Selasa pekan lalu.
Gelar juara tersebut dipastikan jatuh ke tangan Arsenal setelah Manchester City bermain imbang melawan Bournemouth melalui gol Junior Krupi dan Erling Haaland, yang membuat perolehan poin Arsenal tidak mungkin terkejar lagi sejak tahun 2004.
Sebelum mencetak rekor sebagai starter termuda, Dowman telah memecahkan rekor pemain termuda Premier League pada Agustus 2025 di usia 15 tahun 235 hari, pencetak gol termuda Premier League melawan Everton pada Maret di usia 16 tahun 73 dias, serta pemain termuda Liga Champions pada November di usia 15 tahun 308 hari.
Meski tampil gemilang di level klub, Dowman dipastikan absen dari agenda pemusatan latihan tim nasional senior Inggris di Miami untuk persiapan Piala Dunia 2026 karena pelatih Thomas Tuchel lebih memilih rekan setimnya, Ethan Nwaneri.
"We will take some young players out who will train with us in the size of the squad that we need, and we have the two friendly matches to take care of the minutes and the load on the players." ujar Thomas Tuchel, Pelatih Tim Nasional Inggris.
Sebelum menjalani pertandingan penutup musim, Dowman sempat melewatkan sesi latihan perdana Arsenal pasca-pesta juara karena harus mengikuti ujian sekolah GCSE yang berlangsung sejak 4 Mei hingga 26 Juni.
Mantan penyerang Everton, Wayne Rooney, sempat menyoroti pentingnya keseimbangan antara pendidikan dan karier sepak bola yang sedang dihadapi oleh bintang muda Arsenal tersebut.
"What an opportunity for him to be around the squad. He could be a Premier League winner when he's still finishing school off." kata Wayne Rooney, Mantan Pemain Premier League.
Rooney menilai komitmen pendidikan akan membatasi waktu bermain sang pemain dalam beberapa pekan jangka pendek demi masa depan jangka panjang.
"He's got an aura and a belief about him and it was the same against Everton. (But) if it's education first, I don't think we'll see much of him over the next few weeks." lanjut Wayne Rooney, Mantan Pemain Premier League.
Pihak keluarga dipandang akan tetap mengutamakan penyelesaian ujian sekolah ini sebelum Dowman fokus penuh ke sepak bola.
"He has got his GCSEs, and his education, I'm sure for him and his family, is important as well." tambah Wayne Rooney, Mantan Pemain Premier League.
Menurut laporan GiveMeSport, absennya Dowman di masa ujian sekolah ini terbantu oleh jadwal libur paruh semester, sehingga ia kini dapat mengalihkan fokus untuk persiapan laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada 30 Mei.
"He won't be in as much as he'd probably like, but then you've got many years ahead of you." tutur Wayne Rooney, Mantan Pemain Premier League.